Ganjil Genap
Pengusaha Protes Ganjil Genap, Anies : Tahun Lalu Juga Begitu
Anies Baswedan mengaku telah mendapat protes dari para pengusaha mengenai perluasan sistem ganjil genap pelat kendaraan hingga 25 ruas jalan.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku telah mendapat protes dari para pengusaha mengenai perluasan sistem ganjil genap pelat kendaraan hingga 25 ruas jalan.
Kata Anies, keluhan seperti ini pernah diungkapkan pengusaha sejak 2018 lalu, atau ketika pemerintah baru menerapkan ganjil genap di sembilan ruas jalan.
“Tahun lalu juga gitu (protes). Saat ini kebijakannya adalah membatasi ganjil genap untuk kendaraan roda empat. Tujuannya untuk mengendalikan volume kendaraan bermotor di jalan,” kata Anies pada Sabtu (10/8/2019).
Hal itu disampaikan Anies setelah menjadi pembicara dalam Kongres Indonesian Diaspora Network (IDN) Global di Kota Kasablanka, Jakarta Selatan.
Menurut dia, volume kendaraan di DKI khususnya di jantung kota perlu dikendalikan.
• Viral, Foto Selfie Gubernur Erzaldi Rosman dengan Anggota Satpol PP Ketiduran, Begini Nasibnya
• DUA ANAK Kandung Megawati Jadi Pengurus Kunci PDIP, Ini Susunan Lengkap DPP PDIP 2019-2024
• BOS Tv Net Wishnutama Kusubandio Akhirnya Bicara Isu PHK Karyawan NET TV hingga Keterangan Direksi
• BREAKING NEWS: Made Urip Hattrick Terpilih Jadi Ketua DPD PDIP Periode 2019-2024
Dengan demikian, kepadatan kendaraan di pusat kota DKI berkurang.
Karena itu, Anies mengimbau kepada masyarakat untuk beralih ke angkutan umum khususnya Transjakarta.
Hingga kini, jeda waktu kedatangan bus Transjakarta sudah semakin singkat.
Dengan demikian, para penumpang tidak perlu lama lagi menunggu kendaraan untuk menempuh perjalanannya.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menambahkan berdasarkan kajiannya, penerapan sistem ganjil genap bisa mengurangi sekitar 40 persen penggunaan mobil pribadi.
Paradigma yang dibangun melalui kebijakan ini, kata dia, agar masyarakat beralih ke angkutan umum.
• Isu PHK Massal Karyawan Net TV, Manajemen Akui Sudah Puluhan Karyawan Mengundurkan Diri
• Minggu 11 Agustus Salat Ied, Begini Tata Cara Salat Idul Adha Disertai Niat dan Urutan Bacaannya
“Begitu ditetapkan kawasan ganjil genap, harusnya jangan berpikir mencari jalan lain. Tapi harus memikirkan angkutan apa di koridor itu. Pemerintah kan sudah menyediakan Transjakarta yang disubsidi sekian triliun rupiah, masak warga Jakarta tidak mau memanfaatkan itu,” ungkapnya.
Tindak lanjut Ingub
Sementata itu Direktur Pelayanan dan Pengembangan PT TransJakarta, Achmad Izzul Waro mengatakan, lembaganya telah melakukan pengadaan 310 unit bus sedang sebagai tindak lanjut Ingub tersebut.
Rinciannya, 150 unit untuk Kopaja, 100 unit Metromini dan 60 unit Kopami.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160717-ganjil-genap_20160717_213447.jpg)