Taruna Akmil Keturunan Prancis Diduga Pendukung Khilafah, Menhan: Kalau Benar, Pecat!

TARUNA Akademi Militer TNI Enzo Zenz Allie menjadi terkenal, setelah diwawancarai oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam bahasa Prancis.

Taruna Akmil Keturunan Prancis Diduga Pendukung Khilafah, Menhan: Kalau Benar, Pecat!
TNI AD
Foto ibunda Enzo menangis usai anaknya lulus jadi Catar AKMIL Magelang. 

TARUNA Akademi Militer (Akmil) TNI Enzo Zenz Allie menjadi terkenal, setelah diwawancarai oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dalam bahasa Prancis.

Kini nama Enzo kembali diperbincangkan, karena ‎fotonya yang sedang memegang bendera bertuliskan Tauhid.

Bendera itu diketahui identik dengan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang sudah dibubarkan pemerintah.

50 Pelari Sukses Estafet dari Rengasdengklok ke Tugu Proklamasi yang Digelar Holisticare Ester C

Bahkan, banyak yang menyebut baik Enzo maupun ibundanya adalah simpatisan HTI serta pendukung khilafah.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menuturkan, jika Enzo terindikasi simpatisan HTI, maka dia tidak akan segan-segan memecat Enzo dari Taruna Akmil.

"Kalau benar (HTI) saya suruh berhentiin. Makanya dicek dulu. Kalau dia benar-benar khilafah ya nggak ada urusan," tegas Ryamizard Ryacudu di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/8/2019).

Blackout di Jawa dan Bali Diduga karena Pohon Sengon, Begini Kata PLN

Ryamizard Ryacudu menjelaskan, siapa pun anggota TNI yang terindikasi pendukung khilafah, pemerintah tidak akan tinggal diam.

Dia menyatakan bakal mencopot siapa pun anggota TNI maupun Taruna Akmil, yang terindikasi terpapar simpatisan HTI ataupun pendukung khilafah.

"Enggak ada urusan. Saya cari-cari dari Sabang sampai Merauke. Mau cari itu ada di depan mata saya, copot saja," imbuhnya.

Jenazah Mbah Moen Bakal Dikebumikan di Pemakaman Dekat Masjidil Haram

Dengan tegas, pensiunan jenderal bintang empat ini menyebut jika ada tentara yang mendukung khilafah, adalah penghianat.

Halaman
1234
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved