Rabu, 8 April 2026

Kuliah MBA Jadi Favorit, Berikut 6 Alasannya

Salah satu program favoritnya adalah program bisnis atau Master of Business Administration (MBA).

tribunnews.com
Ilustrasi wisuda sarjana 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Tahun ini, memasuki tahun ketiga bekerja sebagai manajer keuangan, kariernya merasa mentok.

Hal ini membuat Dewi Arumsari (29) mengaku bingung.

Di satu sisi Dewi ingin terus bekerja, tapi di sisi yang lain ada dorongan untuk resign dan membuka bisnis sendiri atau start up.

Dewi mengatakan, belakangan dorongan untuk menjadi enterpreneuer itu malah lebih kencang.

Namun, selain jejaring yang luas, untuk menjadi pebisnis dia mengaku butuh wawasan baru, terutama dari sisi manajerial dan kemampuan menganalisis masalah dan solusi.

"Saya mau terjun ke bisnis digital, bisnis database, jadi memang butuh sekolah lagi dan harus ke luar negeri,” kata Dewi, Senin (5/8/2019).

Hindari 4 Kesalahan saat Cari Kerja Sampingan

Dewi mengatakan, niatnya ingin ke Amerika.

“Bukan cuma butuh wawasan, tapi juga butuh challenge, perlu kondisi yang bisa membentuk saya lebih mandiri dan kuat bersaing sih," kata Dewi.

Lulusan fakultas ekonomi di perguruan tinggi negeri di Medan, Sumatera Utara, ini mengatakan, ingin mengambil program bisnis atau Master of Business Administration (MBA).

Tujuannya untuk mengasah pengetahuan baru dan keahlian untuk bisa bersaing secara profesional di kancah internasional.

Dia mengakui, di era milenial saat ini persaingan bisnis digital makin ketat.

Ketatnya persaingan itu bukan cuma di Indonesia, bahkan di negara lainnya.

Untuk itu, Dewi berkeras bisnisnya tak cuma mengakar di Tanah Air, tapi bisa ekspansi ke Asia Tenggara dan wilayah lainnya.

"Makanya, tantangan dan pengalaman harus saya dapatkan di lingkungan internasional. Kebanyakan sekolah bisnis di Amerika itu kan melatih prinsip-prinsip manajemen bisnis umum. Prinsip-prinsip ini termasuk gabungan dari akunting, ekonomi, keuangan pemasaran, etik dan statistik. Itu yang saya butuhkan," kata Dewi.

OLX Resmi Kerja Sama dengan Century21

Ada 6 alasan

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved