Breaking News:

Kuliner

Berbincang Bersama Inul Sambil Menyantap Masakan Sunda di Restoran Ceu Kokom Bendungan Hilir

Sore hari ketika perut terasa lapar, mendadak ada ajakan seorang teman untuk menyantap masakan Sunda di Bendungan Hilir. Bersama Inul pula. Cocok!

Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Inul alias Herlina, Public Relations Manager Restoran Sunda Ceu Kokom, disela berbincang di Restoran Ceu Kokom di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pertengahan Juni 2019. 

Inul mengatakan, hampir semua pelanggan restoran memesan menu Nasi Liwet yang paling favorit dicari penyuka masakan Sunda.

Nasi Liwet terdiri dari sebakul kecil nasi liwet yang dibubuhi ikan teri, cabe merah utuh dan taburan pete, hingga lalapan segar. Lauknya biasanya tempe dan dada ayam goreng, hingga paru.

Minuman sebagai teman makan Nasi Liwet biasanya teh tawar atau Es Jeruk segar. Bisa juga es kelapa muda, dengan tambahan harga.

Sepaket Nasi Liwet itu dibanderol Rp 50 ribu dengan minuman teh tawar tadi.

"Banyak yang pesan Nasi Liwet di Ceu Kokom," kata Inul. Tidak hanya Nasi Liwet. Di restoran itu Nasi Bakar juga diburu pengunjung.

Niken Saptowulan Garap Bisnis Restoran untuk Kebutuhan Jamaah Umroh & Haji

Kini Mantan Asisten Uya Kuya Jadi Tajir, Jadi Desainer Gaun Pengantin Hingga Punya Restoran Kepiting

Rasa masakan khas Sunda, tempat makannya yang bersih, enak dan nyaman, masakannya juga maknyus dan segar, membuat Restoran Ceu Kokom menjadi pilihan banyak orang mengisi perutnya.

"Semua masakan juga dibuat baru setiap hari," kata Inul menyebutkan, nama restoran sengaja dipilih karena identik dengan bahasa Sunda.

Ceu berarti mbak dalam bahasa Indonesia, sedangkan Kokom itu perempuan yang suka memasak.

Pengunjung sedang memilih makanan di Restoran Ceu Kokom di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pertengahan Juni 2019.
Pengunjung sedang memilih makanan di Restoran Ceu Kokom di Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pertengahan Juni 2019. (Warta Kota/Heribertus Irwan Wahyu Kintoko)

Dari Kota Kembang, Kiki Redjeki membawa resep masakan Sunda warisan orangtuanya ke Jakarta.

Awalnya, Kiki Redjeki hanya memasak dan menjual makanan Sundanya lewat deliveri ke banyak kantor dan perusahaan di sekitar Pos Pengumben.

Halaman
1234
Penulis: Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved