Jumat, 12 Juni 2026

Investasi

Treasury Luncurkan Koin Nusantara, Koin Emas 24 Karat Berdesain Unik, Begini Cara Memilikinya

Koin Nusantara adalah simpanan Emas 24 karat dengan desain mewah menawan layaknya perhiasan serta kaya akan nilai budaya.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Fred Mahatma TIS
Istimewa
Public Relations Manager Treasury Anang Samsudin dan Head of Brand Development Treasury Narantara Sitepu (kanan) berfoto bersama dengan dua model yang menunjukkan produk Koin Nusantara di Conclave Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019). 

Edisi perdana Koin Nusantara terinspirasi dari Dinar dan ragam budaya di nusantara yaitu Songket Pandai Sikek yang mewah dan Tenun Subahnale yang indah.

TREASURY platform daring untuk beli, simpan, dan jual Emas batangan dan perhiasan, meluncurkan Koin Nusantara  di Jakarta, Jumat (2/8/2019).

Koin Nusantara adalah simpanan Emas 24 karat dengan desain mewah menawan layaknya perhiasan serta kaya akan nilai budaya.

Public Relations Manager Treasury Anang Samsudin mengatakan, peluncuran Koin Nusantara merupakan bentuk dukungan Treasury bagi masyarakat Indonesia untuk terus mempunyai simpanan emas.

Greycortex, Teknologi Keamanan Jaringan untuk Antisipasi Pencurian Data, Ini Kecanggihannya

Harga Terjangkau, Investasi di TM Seasons City Pasti Menguntungkan

Apalagi, menurut data World Gold Council tahun 2018, Indonesia menduduki peringkat kedelapan dengan permintaan Emas terbesar di dunia pada 2018 lalu dengan total 64,1 metrik ton.

“Harga emas juga semakin naik. Kalau kita membandingkan harga emas hari ini dan tahun lalu, ada kenaikan 13 persen. Jadi emas menjadi instrumen investasi yang menjanjikan keuntungan dalam jangka pajang,” kata Anang di Conclave Wiajaya, Kebayoran Baru, jumat (2/8/2019).

Dua model sedang menunjukkan produk Koin Nusantara di Conclave Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).
Dua model sedang menunjukkan produk Koin Nusantara di Conclave Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019). (Istimewa)

Inspirasi Dinar dan budaya nusantara

Edisi perdana Koin Nusantara terinspirasi dari Dinar dan ragam budaya di nusantara yaitu Songket Pandai Sikek yang mewah dan Tenun Subahnale yang indah.

“Koin Nusantara terinspirasi dari Dinar. Kenapa Dinar? Karena Dinar itu berarti emas. Dinar itu koin emas yang  pernah menjadi mata uang paling poluler di dunia selama ratusan bahkan ribuan tahun," jelasnya.

"Ini menjadi bukti kedigdayaan emas sebagai alat tukar atau simpanan yang berlaku di semua negara,” imbuh Anang.

Selain Dinar, desain Koin Nusantara juga terinspirasi dari kekayaan budaya nusantara.

Untuk edisi perdana ini, Koin Nusantara tersedia dalam dua tipe yaitu Koin Nusantara Edisi 1 Dinar Padang dengan berat 4,4 gram dan Koin nusantara Edisi 0,5 Dinar Lombok dengan berat 2,2 gram.

“Koin ini memiliki kandungan Emas Murni 99,99% yang dibalut dengan desain yang begitu indah sehingga cocok untuk dijadikan koleksi dan simpanan jangka panjang yang bernilai lebih,” imbuhnya.

Keindahan Masjid Raya Padang

Koin Nusantara Edisi 1 Dinar Padang  terinspirasi dari indahnya bangunan Masjid Raya Sumatera Barat di Kota Padang yang atapnya berbentuk gonjong, seperti rumah adat Minang atau Rumah Gadang.

Desain ini berpadu dengan motif kain Songket Pandai Sikek yang mewah karena terbuat dari benang emas.

“Motif Pandai Sikek merupakan cerminan dari falsafah kehidupan yang dianut masyarakat adat Minang yang biasanya dilambangkan dengan hewan, tumbuhan ataupun benda lainnya yang memiliki makna tersendiri dari setiap desainnya,” jelas Anang.

Public Relations Manager Treasury Anang Samsudin dan Head of Brand Development Treasury  Narantara Sitepu (kanan) berfoto bersama dengan dua model yang menunjukkan produk Koin Nusantara di Conclave Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019).
Public Relations Manager Treasury Anang Samsudin dan Head of Brand Development Treasury Narantara Sitepu (kanan) berfoto bersama dengan dua model yang menunjukkan produk Koin Nusantara di Conclave Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (2/8/2019). (Istimewa)

Kubah raksasa Masjid Islamic Center NTB

Sementara Koin Nusantara Edisi 0,5 Dinar Lombok terinspirasi dari Masjid Islamic Center NTB. Bangunan ini terlihat begitu megah dengan kubah raksasa berwarna keemasan hijau tua bermotif Sasambo yang mewakili tiga suku di NTB yaitu Sasak, Samawa dan Mbojo.

Desain  ini dipadukan dengan motif Kain Tenun Subahnale yang memiliki ciri khas motif segi enam dimana setiap motif berisi berbagai corak seperti bunga atau bentuk abstrak.  

“Nama Subahnale diambil dari kalimat Subhanallah yang banyak diucapkan selama proses pembuatan kain,” lanjut Anang.

Desain eksklusif, keping terbatas

Narantara Sitepu selaku Head of Brand Development Treasury  mengatakan Koin Nusantara dibuat dengan desain eksklusif yang khas dan diproduksi secara terbatas hanya 1.000 keping untuk kedua edisi.

“Dengan desain yang indah berkat perpaduan dinar dan ragam budaya nusantara serta kandungan Emas Murni 24 Karat, diharapkan Koin Nusantara bisa menjadi pilihan simpanan Emas bagi masyarakat yang ingin memiliki simpanan Emas bernilai lebih," paparnya.

"Koin ini memberikan imbal hasil yang lebih baik saat kelak dijual kembali, lebih baik dari pergerakan nilai Emas itu sendiri,” papar Narantara.

“Koin Nusantara bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dijadikan hadiah bagi orang yang spesial misalnya untuk mahar pernikahan. Selain itu, koin ini bisa diberikan kepada orang tercinta.  Apalagi orang Indonesia  memiliki tradisi mewariskan emas turun temurun seperti dalam bentuk perhiasan,” imbuhnya.

Cara memiliki koin emas

Treasury memberikan dua cara yang bisa dipilih oleh pengguna untuk memiliki Koin nusantara. Pertama, membeli secara langsung di Aplikasi dan web Treasury.id dengan mengetuk ikon ‘Koin’.

“Pengguna bisa mendapatkan Koin Nusantara dengan transparan sesuai dengan harga yang tertera dan dapat diperbaharui setiap menit,” kata Narantara.

Cara kedua mendapatkan Koin Nusantara adalah dengan mencetak Koin Nusantara. Cara ini khusus bagi pengguna Treasury yang sudah memiliki simpanan Emas yang cukup di Treasury.

Pengguna hanya perlu membayar biaya cetak, pajak dan ongkos kirim. Jika jumlah simpanan Emas belum cukup, masyarakat bisa terus menambah simpanan Emas mulai dari Rp 20.000 secara rutin.

“Biaya cetak untuk Koin Nusantara Edisi 0,5 Dinar Lombok sebesar Rp 220.000,- sedangkan untuk  Koin Nusantara Edisi 1 Dinar Padang  sebesar Rp 300.000,-. Itu belum termasuk biaya shipping (ongkos kirim) yang disesuaikan dengan jarak,” jelas Naranta.

Pre Order

Koin Nusantara akan mulai dikirim kepada pemesan mulai 9 Agustus 2019 mendatang.

Namun masyarakat bisa mendapatkan Koin Nusantara yang diproduksi terbatas melalui Pre Order di aplikasi Treasury atau web Treasury.id.

“Kami targetkan Koin Nusantara dengan edisi khas Padang dan Lombok ini terjual dalam tempo enam bulan ke depan. Setelah itu, Treasury akan mengeluarkan edisi Koin Nusantara dengan desain berbeda yang terinspirasi dari kekayaan dan ragam budaya bangsa Indonesia,” tutur Narantara.

Sebagai informasi, Treasury sendiri mulai beroperasi sejak November 2018 lalu. Selain melalui web Treasury.id, layanan ini bisa diakses melalui Google Playstore dan Apps Store.

Untuk semakin memudahkan pengguna, treasury juga menyediakan layanan transfer dan redeem Emas bagi pelanggan. 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved