Ini Penyebab Penjualan iPhone Anjlok
Penjualannya untuk ponsel iPhone hanya menyumbang sekitar 48 persen dari keseluruhan pendapatan.
Dampaknya penjualan iPhone tidak lagi menjadi penyumbang utama pendapatan perusahaan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
Penjualannya untuk ponsel iPhone hanya menyumbang sekitar 48 persen dari keseluruhan pendapatan.
WARTA KOTA, PALMERAH--- Dalam laporan keuangan kuartal II-2019 mili Apple menyebutkan penjualan iPhone menurun.
Berdasarkan laporan itu penjualan iPhone turun hampir 12 persen menjadi 26 miliar dollar AS dibanding periode yang sama tahun lalu.
Penurunan penjualan iPhone ini terjadi selama tiga kuartal berturut-turut.
• Pegadaian Bakal Meluncurkan Kartu Tabungan Emas Berbunga
Dampaknya penjualan iPhone tidak lagi menjadi penyumbang utama pendapatan perusahaan untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.
Penjualannya untuk ponsel iPhone hanya menyumbang sekitar 48 persen dari keseluruhan pendapatan.
Adapun penurunan ini terjadi akibat permintaan yang melambat karena masyarakat saat ini menggunakan ponsel lebih awet dan tahan lama.
• PUBG Mobile Lite Baru Dirilis Sudah Diunduh 10 Juta Kali
Penjualan di wilayah China pun mengalami penurunan hingga empat persen dari tahun sebelumnya.
Padahal, China merupakan pasar yang biasanya paling menjanjikan untuk Apple.
"Apple berupaya untuk membalikkan perlambatan di China di tengah perang dagang yang berlangsung, yang dulu merupakan pasar paling menjanjikan," kata CEO Apple, Tim Cook, dikutip CNN seperti dilansir Kompas.com, Kamis (1/8/2019).
• BPJS Kesehatan Bakal Defisit, Berikut Tanggapan Koordinator Advokasi BPJS Watch
Untuk itu, kata Cook, perusahaan saat ini tengah mencoba meningkatkan bisnis kembali di China dengan beberapa program, seperti program perdagangan dan pembiayaan yang diterapkan di toko ritelnya.
"Sebab Apple tidak akan bisa lebih bahagia dengan kemajuan di pasar China," kata Cook.
Namun masih ada alasan untuk khawatir karena perang dagang masih terus berlanjut.
• Mobil Mewah Tidak Bayar Pajak, Sanksi Tegas dari Presiden Filipina Bisa Ditiru
Minggu lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali berkicau dia akan menolak membebaskan Apple dari tarif suku cadang untuk Mac Pro, yang akan dibangun di China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160421-iphone-apple_20160421_030850.jpg)