Anak Tukang Becak Berhasil Jadi Dosen Kimia di ITB dan Lulus S2 Dalam Waktu 10 Bulan, Simak Kisahnya

Ini kisah sukses Herayati, seorang anak tukang becak usia 22 tahun jadi dosen kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Anak Tukang Becak Berhasil Jadi Dosen Kimia di ITB dan Lulus S2 Dalam Waktu 10 Bulan, Simak Kisahnya
KOMPAS.com/ ACEP NAZMUDIN
Herayati dan kedua orangtuanya 

Namun, demi anaknya, mereka tak menampakkan kekhawatiran itu di hadapan Herayati.

"Pas Hera bilang mau ke ITB, orangtua sebenarnya khawatir tapi enggak pernah bilang 'jangan;. Jadi mungkin khawatirnya dipendam," kata Herayati.

"Bahkan, orangtua saya bilang, 'masalah biaya urusan belakangan yang penting masuk dulu," sambungnya.

Selain itu, tetangga Herayati juga turut meyakinkan kedua orangtuanya.

"Orangtua dibilang sama tetangga, 'Sudah pak, Hera mah dikuliahin saja'," ceritanya.

6. Pernah gagal masuk ITB

Hera memang lulus dari ITB dengan predikat cumlaude dengan IPK 3,8. Namun, bukan berarti tanpa kegagalan.

Hera mengaku pernah gagal masuk ITB di seleksi pertama lewat jalur undangan.

Tidak patah semangat, Hera mengikuti seleksi berikutnya lewat tes tertulis dan lolos di Teknik Kimia.

7. Cari uang tambahan

Pada awal tahun kuliahnya, Hera mendapat sejumlah beasiswa, di antaranya dari program bidik misi dan bantuan dari Pemerintah Kota Cilegon.

Namun, beasiswa tersebut terkadang masih kurang untuk menutupi kebutuhan sehari-hari.

Sementara, mengandalkan kiriman dari orangtuanya juga mustahil. Ayah Hera bekerja sebagai pengayuh becak, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga.

"Akhirnya saya cari tambahan, mulai dari jadi asisten dosen, hingga ngajar bimbel," kata dia.

8. Sempat diminta jadi dosen di Untirta

Setelah lulus dari S1 di tahun 2018, Herayati mengaku sempat diminta untuk datang ke Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), namun Hera yang baru lulus S1 belum memungkinkan untuk jadi dosen.

"2018 lalu saya diminta datang ke Untirta, tapi saat itu saya baru lulus S1, sementara jadi dosen minimal S2," ungkap Hera.

9. Hera mulai jadi dosen ITB September 2019

Setelah berhasil menyelesaikan studi S2-nya, kini Hera akan menjadi dosen kimia di kampus almamaternya, ITB.

Herayati akan memulainya pada tahun ajaran baru nanti, yaitu September 2019.

10. Bertekad untuk jadi PNS di usia muda

Berhasil menjadi dosen di universitas ternama ternyata tak membuat Hera berpuas diri dan berhenti bermimpi.

Kini, dia punya mimpi baru untuk dikejar, yaitu untuk menjadi PNS di usia muda.

"Maunya jadi dosen tetap, tapi harus PNS, sambil menunggu penerimaan, jadi dosen luar biasa dulu sementara di teknik untuk kimia dasar, mulai ngajar bulan September ini," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Suar.Id berjudul "Inilah Kisah Herayati, Seorang Anak Tukang Becak yang Berhasil Jadi Dosen Kimia di Usia 22 Tahun"

Editor: Panji Baskhara
Sumber: Suar.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved