Kesehatan
Hati-hati, Terlalu Banyak Mengonsumsi Cabai Bisa Bikin Anda Cepat Pikun!
Orang makan cabai lebih dari 50 gram per hari secara teratur memiliki dua kali risiko penurunan kognitif ketimbang yang tidak makan cabai.
Penelitian yang dilakukan terhadap masyarakat China menunjukkan bahwa ada hubungan antara konsumsi cabai dan peningkatan risiko penurunan kognitif atau fungsi otak.
Banyak populasi di seluruh dunia kerap menambahkan paprika pedas atau cabai ke dalam masakan lokal.
Mereka ingin mendapatkan cita rasa dan menjadikan pengalaman kuliner lebih kuat.
Tetapi apakah paprika pedas atau cabai itu sehat? Atau apakah sayuran pedas itu menimbulkan risiko kesehatan?
Paprika paling pedas di dunia seperti Carolina Reaper dapat menyebabkan kerusakan serius dan langsung.
Contoh, pada tahun 2018, seorang pria dari Amerika Serikat makan paprika Carolina Reaper sebagai bagian uji keberanian dalam kontes makan cabai.
Peserta lomba makan cabai itu harus berakhir di ruang gawat darurat karena menderita sakit kepala.
• Ingin Irama Detak Jantung Anda Terdengar Indah, Coba Makan Jeruk Bali Demi Kesehatan Tubuh
Namun, kebanyakan orang tidak akan berani mencoba pengalaman ekstrim tersebut.
Sebagai gantinya, sebagian besar masakan menggunakan varietas yang jauh lebih ringan.
Beberapa di antaranya masih sangat pedas seperti jalapeños, ceri, cabai rawit, topi Scotch, dan habaneros.
Penelitian sebelumnya tentang efek potensial cabai pada kesehatan secara umum memiliki temuan positif.
Studi pada tahun 2017 menemukan bahwa makan cabai merah dikaitkan dengan risiko kematian lebih rendah.
Bahan aktif utama cabai yang membuat rasa pedas adalah capsaicin. Kemungkinan besar senyawa ini memainkan peran utama dalam efek potensial paprika terhadap kesehatan.
• Pendapat Peneliti Tentang Jeruk Bali yang Bermanfaat Menurunkan Berat Badan Anda
Terlepas dari temuan yang menggembirakan tentang hubungan antara cabai dan kematian, tidak ada penelitian pada manusia yang mengevaluasi bagaimana sayuran panas dapat memengaruhi penurunan kognitif seperti cepat pikun.
Penemuan pada masyarakat China menunjukkan bahwa secara konsisten mengonsumsi cabai dalam jumlah besar dapat mempercepat penurunan kognitif, meningkatkan risiko demensia seseorang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/cabai-merah125.jpg)