Aksi Kopassus Bikin Melongo Jenderal Pasukan Khusus Amerika Serikat
Aksi Kopassus Bikin Melongo Jenderal Pasukan Khusus Amerika Serikat. Simak selengkapnya.
AKSI Kopassus membuat terkejut pasukan khusus Amerika Serikat.
Para pasukan khusus AS kebingungan melihat prajurit Kopassus bisa memakan pecahan kaca atau beling.
Tak ada dari pasukan AS bahkan jenderalnya sekalipun yang mengira prajurit elit TNI AD berani memasukkan pecahan kaca ke mulut mereka.
• Setelah 15 Tahun Berakting di Sinetron, Baru Sekarang Masayu Anastasia Memainkan Peran Antagonis
• Pemohon KIA di Kecamatan Ciputat Timur Membludak, Warga Kipas-Kipas Kegerahan
Saat anggota Kopassus makan beling dan mempraktikkan ilmu debus, pasukan khusus AS sama sekali tak berkutik.
Namun, yang paling mudah untuk membuat klenger pasukan khusus AS, ketika dalam latihan jungle survival disuguhi buah durian.
Berikut kisah selengkapnya yang dikutip TribunJatim.com dari TribunJambi.com
Pada 1980-an, Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (TNI) hendak membentuk pasukan khusus.
Pasukan yang dibentuk harus memiliki kemampuan antiteror.
Sebagai referensi, ada beberapa satuan pasukan khusus dari berbagai negara menjadi acuan.
Referensi yang diperoleh, seperti ilmu pasukan khusus dari Jerman (GSG-9), Inggris (SAS), pasukan khusus antiteror Angkatan Laut Prancis dan pasukan khusus Korea Selatan.
• Tim TPF: Ada Jenderal Polisi Diperiksa Atas Kasus Novel
• Festival Cisadane 2019 Besok Digelar, Jembatan Canggih Mengapung dan Membentang di Sungai Cisadane
Satuan-satuan itu banyak mempengaruhi pembentukan pasukan khusus di lingkungan TNI.
Kemudian, teknik pelatihan pasukan khusus dari sejumlah negara itu direkomendasikan oleh Asisten Intelijen Hankam/Kepala Pusat Intelijen Strategi Letjen TNI, LB Moerdani, untuk segera diterapkan dalam pembentukan pasukan khusus TNI di kesatuan Kopassus.
Pasalnya, semua teknik yang diramu dari berbagai ‘aliran’ pasukan khusus itu, diyakini mampu membentuk tiap personel pasukan khusus TNI menjadi pasukan tempur yang sangat profesional.
Apa maksud dari pasukan tempur sangat profesional?
Letjen Benny menjelaskan bahwa tiap personel pasukan khusus yang sudah terlatih baik bisa melaksanakan misinya hingga tuntas, meski hanya bermodal peralatan dan persenjataan yang sangat terbatas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/anggota-kopassus-tni-ad_20180516_152002.jpg)