Sabtu, 11 April 2026

Berita Sampah

TERUNGKAP Antusiasme ASN Terhadap Program Sedekah Sampah Masih Kurang

Antusiasme aparatur sipil negara (ASN) di wilayah setempat masih kurang dalam program Sedekah Sampah yang digagas pemerintah daerah.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
ASN Kota Bekasi kumpulkan sampah an-organik di depan gedung Balai Patriot, Plaza Pemerintah Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan, Senin (22/7/2019) pagi. Setiap Senin, ASN Kota Bekasi wajib membawa sampah ke plaza dalam program Sedekah Sampah. 

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menilai, antusiasme aparatur sipil negara (ASN) di wilayah setempat masih kurang dalam program Sedekah Sampah yang digagas pemerintah daerah.

Padahal program ini dibentuk sebagai salah satu upaya kampanye kepada masyarakat bahwa pemerintah daerah peduli terhadap lingkungan.

"Tentunya masih kurang dari harapan karena ini baru pertama kali. Namun terpenting sudah kita mulai dan kemudian kita harus konsisten dan komitmen untuk melekat pada diri aparatur," kata Tri Adhianto di Plaza Pemerintah Kota Bekasi pada Senin (22/7/2019).

Hal itu dikatakan Tri saat meninjau langsung pelaksanaan Sedekah Sampah di depan gedung Balai Patriot, Plaza Pemerintah Kota Bekasi di Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan pada Senin (22/7/2019) pagi.

Menurut Tri, bila program ini berjalan konsisten setiap Senin setidaknya sekitar 30 persen dari total produksi sampah setiap hari mencapai 1.500 ton.

 UPDATE Terkini, 2.670 Rekening Mandiri Ini Diblokir Bank, Sedot Uang setelah Saldo Tambah Otomatis

 Istri Pengusaha Radio Pasang Gambar Wanita Bali Tunjukkan Bagian Dada, Segera Dilaporkan Polisi

 Ahok Siapkan Nama untuk Bayi yang Dikandung Puput, Waktu Anak Kedua Terjadi Pergumulan Batin

 TERUNGKAP, Polisi Gerebek Villa Berisi Pasangan Pesta Seks, Ada yang Marah Belum Selesai Main

Tidak hanya di kalangan aparatur, kata dia, pemerintah daerah juga sudah membentuk bank sampah di tiap RW di wilayah setempat.

Hanya saja dari sekitar 1.000 RW, Kota Bekasi baru memiliki 280 bank sampah.

"Sebetulnya ini sudah menunjukkan animo yang cukup baik, jadi warga juga turut membantu memilah dan mengelola sampah menjadi nilai ekonomis," ujarnya.

Dia mengatakan, sampah an-organik ini bisa dimanfaatkan menjadi barang bernilai ekonomis.

Misalnya, menjadi kerajinan tangan seperti aksesoris pakaian, pajangan di rumah dan sebagainya.

 Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Presenter TVRI, Ternyata Pelaku Berteman Dekat dengan Korban

 Tetangga Pergoki dan Rekam Wanita Sudah Bersuami Selingkuh Hingga Berhubungan Intim di Ladang Tebu

"Sampah bungkus plastik itu bisa diubah menjadi pajangan rumah, sehingga bisa meningkatkan perekonomian warga," katanya. (faf)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved