Guna Ketahui Penyebab Kecelakaan Maut, Polisi Berencana Gunakan Traffic Analysis Accident

Penyebab kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang di Tol Wiyoto Wiyono masih belum diketahui.

Guna Ketahui Penyebab Kecelakaan Maut, Polisi Berencana Gunakan Traffic Analysis Accident
Wartakotalive.com/Rangga Baskoro
Lokasi terjadinya kecelakaan maut di ruas Tol Wiyoto Wiyono, Pulogadung, Jakarta Timur. Pagar pembatas jalan yang jebol kini telah diperbaiki, Senin (22/7). 

WARTA KOTA, PULOGADUNG--- Penyebab kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang di Tol Wiyoto Wiyono, depan GT Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur, Minggu (21/7/2019) dini hari masih sumir.

Oleh sebab itu, polisi berencana melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP yang melibatkan truk tangki Pertamina dan Toyota Calya menggunakan traffic analysis accident (TAA).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda AKBP Muhammad Nasir mengatakan olah TKP menggunakan TAA dimungkinkan karena hingga kini sebab kecelakaan belum diketahui dan belum dilakukan olah TKP.

Huawei Masuk Dalam Hitam, Justru Merugikan Amerika Serikat

"Kami akan upayakan dengan TAA kalau memungkinkan," kata Nasir saat dikonfirmasi di Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (22/7/2019).

TAA bertujuan untuk memperoleh informasi berupa kronologis, pola kejadian, informasi teknis, kondisi infrastruktur, kondisi pelaku kecelakaan baik secara fisik atau mental.

Olah TKP menggunakan TAA yang melibatkan teknologi modern termasuk teknologi baru yang belum sepenuhnya dimiliki tingkat Polres maupun di wilayah Polda Metro Jaya.

Dapat Izin Akses IMEI Ponsel, Tanggapan Pelaku Usaha Fintech P2P Lending

"Polres (Jakarta) Utara punya (TAA)," katanya

Kasus kecelakaan lalu lintas yang olah TKP-nya menggunakan TTA di antaranya kecelakaan 23 santri Pesantren Miftahul Huda yang menewaskan tiga orang pada 25 November 2018.

Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Agus Sumarno mengatakan olah TKP kecelakaan berujung kebakaran yang membuat 12 unit mobil pompa dan 48 personel dikerahkan.

Divestasi Saham Jalan Tol, Industri Jalan Tol Masuk Masa Konsolidasi: Bagaimana Penjelasannya?

"Nanti ada olah TKP lagi kalau enggak Rabu, Kamis nanti, kami baru manual nanti pakai alat, olah TKPnya," kata Agus.

Dalam musibah itu, sopir truk Pertamina berpelat B 9851 SEH Asep Abdurohman (35), kernet Ahmad Wagiyonto (23), dan pengemudi Toyota Calya berpelat B 2230 TOW Peter Christian Djaja (26) tewas terbakar.

Alasan OJK Beri Izin Fintech P2P Lending Akses IMEI Ponsel

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved