Terungkap, Dalam Sehari Kartu Kredit Mantan PM Najib Razak Digunakan Beli Perhiasan Rp 11 Miliar

GAYA hidup mewah mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak terungkap, ketika diketahui kartu kreditnya telah dipakai membeli perhiasan Rp 11 miliar.

Istimewa
MANTAN Perdana Menteri Malaysia Najib Razak 

Dalam sidang yang digelar pada Senin (15/7/2019), seorang pejabat bank mengatakan, dua kartu kredit milik mantan PM Malaysia itu digunakan untuk membeli perhiasan hingga Rp 11 miliar di Italia.

GAYA hidup mewah mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak kembali terungkap, ketika diketahui kartu kreditnya telah dipakai untuk membeli perhiasan senilai 3,3 juta ringgit (sekitar Rp 11 miliar) dalam sehari dari toko perhiasan di Italia.

Terungkapnya pembelanjaan kartu kredit mantan Perdana Menteri Najib Razak pada tahun 2014 itu menjadi bukti terbaru yang diperdengarkan dalam pengadilan.

Para kritikus menyebut, bukti itu menunjukkan gaya hidup mewah yang dinikmati Najib dan kroni-kroninya selama menjabat dengan menjarah kas negara.

Mantan PM Malaysia Najib Razak Didakwa Pasal Pencucian Uang Senilai Rp 148,7 Miliar

Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, Rabu (4/7/2018).
Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak tiba di kompleks pengadilan Duta di Kuala Lumpur, Rabu (4/7/2018). (AFP/Mohd Rasfan via Kompas.com)

Mantan perdana menteri Malaysia Najib Razak, bersama anggota keluarga, serta orang-orang terdekatnya, telah dituduh mencuri uang negara hingga miliaran dollar dari dana kekayaan negara Malaysia, 1MDB.

Kasus itu menjadi salah satu yang mendorong Najib kehilangan kepercayaan rakyat Malaysia hingga kalah dalam pemilu tahun lalu.

Dia pun ditangkap dan diadili sejak April.

Dalam sidang yang digelar pada Senin (15/7/2019), seorang pejabat bank mengatakan, dua kartu kredit milik mantan PM itu digunakan untuk membeli perhiasan hingga Rp 11 miliar di Italia, demikian diberitakan kantor berita Bernama.

"Uang itu dihabiskan pada 8 Agustus 2014," kata Yeoh Eng Leong, seorang pejabat senior dari pemberi pinjaman Malaysia, AmBank, tanpa menrinci benda apa yang dibeli.

Rp 1,5 miliar bayar butik

Ditambahkannya di hadapan pengadilan, kartu kredit mantan perdana menteri juga digunakan untuk membayar lebih dari 460.000 ringgit (sekitar Rp 1,5 miliar) di sebuah butik Chanel di Hawaii dan lebih dari 120.000 ringgit (sekitar Rp 407 juta) di Hotel Shangri-La di Bangkok.

Namun Najib membela tindakan pembelanjaan perhiasan bernilai fantastis di Italia, yang disebutnya digunakan untuk membeli hadiah bagi petinggi negara yang memiliki hubungan baik dengan Malaysia.

"Pengeluaran ini untuk hadiah kepada anggota senior pemerintah kerajaan dan rombongan mereka yang memiliki hubungan baik dengan negara kita," kata Najib dalam sebuah postingan di Facebook.

"Adalah hal yang wajar untuk memberikan hadiah kepada para pemimpin pemerintahan lain," lanjut Najib, dikutip AFP.

Mantan PM Malaysia itu telah membantah sebuah tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Persidangan Senin (15/7/2019) adalah yang pertama di mana Najib diharapkan akan menghadapi 1MDB, dan berpusat pada klaim 42 juta ringgit (sekitar Rp 142 miliar) yang dicuri dari badan pendanaan yang sebelumnya disebut SRC International.

Selama bertahun-tahun menjabat, Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, yang juga didakwa atas penipuan, menjadi lambang kebusukan di kalangan elit Malaysia.

Setelah kekalahan dalam pemilu, polisi menemukan barang-barang berharga, termasuk uang tunai, perhiasan, dan tas mewah bernilai ratusan juta dollar AS dari properti yang terkait pasangan itu. (Agni Vidya Perdana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kartu Kredit Najib Razak Disebut Dipakai Beli Perhiasan Rp 11 Miliar dalam Sehari"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved