Tol Becakayu
Dua Bulan Lagi Macet di Bekasi Bakal Lebih Parah, Warga Dimohon Bersabar
2 Bulan Lagi Macet di Bekasi Bakal Lebih Parah. Pemasangan tiang Tol Becakayu melewati persimpangan Jalan Ahmad Yani atau Simpang BCP. Ada 4 mal.
Penulis: Muhammad Azzam |
Sekitar dua bulan ke depan proyek pembangunan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) mulai melewati persimpangan Jalan Ahmad Yani atau Simpang BCP.
Tiang atau pier Tol Becakayu itu bakal melintasi perempatan itu mulai dari Jalan KH Noer Ali Kalimalang hingga Jalan Mayor Hasibuan.
Tentunya kehadiran pengerjaan proyek dilokasi itu diprediksi bakal menimbulkan kemacetan parah. Pasalnya, lokasi itu merupakan pusat kota, bahkan ada 4 mal yang saling berdekatan sehingga selalu ramai.
Oleh karena jika terjadi kemacetan parah warga Kota Bekasi diminta untuk bersabar.
"Waraga diminta bersabar sementara, kemacetan imbas pembangunan proyek tol pasti tidak dapat dihindarkan," kata Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Johan Budi Gunawan, Selasa (16/7/2019).
Johan mengatakan potensi kemacetan patah bakal terjadi dikarenakan proyek Tol Becakayu yang memakan sebagaian besar badan Jalan KH Noer Ali Kalimalang.
Ditambah lagi, Kota Bekasi terkena imbas pembangunan proyek strategis nasional yakni Tol Jakarta Cikampek Eleveted II, LRT, Kereta Cepat.
"Kita dapat limpasan volume kendaraan di dalam tol yang keluar melalui jalur alternatif arteri dalam kota untuk menghindari kepadatan di dalam Tol Jakarta Cikampek. Ditambah ada proyek Tol Becakayu, jadi lebih parah lagi macetnya," ujarnya.
Johan mengatakan selama ini pihaknya hanya bisa melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas, meskipun kemacetan tak dapat hindari akan tetapi kemacetan yang ada tetap tertib dan tidak semrawut.
Dishub juga selama ini terus melakukan kordinasi kepada para pihak pelaksana proyek Tol Becakayu. Sejumlah rekayasa lalu lintas kerap dilakukan terutama di sepanjang jalur kalimalang.
"Yang pasti ini bukan saya nggak menjamin kelancaran ya tapi saya menjamin kalau pun ada kemacetan, kemacetan yang teratur tidak semrawut," ucapnya.
Johan menjamin jika proyek pembangunan di Tol Jakarta-Cikampek maupun proyek Tol Becakayu rampung, Kota Bekasi bakal terbabas dari kemacetan.
"Kalau semua proyek pembangunan selesai Kota Bekasi bakal tidak macet lagi. Minimal proyek Tol Eleveted, kita sudah tenang lah, jadi Kota Bekasi engga dapat limpahan (kendaraan) lagi dari dalam tol," ujarnya.
Sebelumnya, progres pembangunan Tol Bekasi Cawang Kampung Melayu (Becakayu) telah sampah di titik Simpang BCP, pertemuan antara Jalan KH Noer AliKalimalang, Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Mayor M Hasibuan.
Oleh karenanya jalur Kalimalang arah ke Jakarta ditutup total dan diarah ke jalur sisi selatan Kalimalang atau pinggir Mal Metropolitan (MM). Sehingga Dishub Kota Bekasi bakal melakukan rekayasa lalu lintas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/paket-pembangunan-tol-becakayu-seksi-2a.jpg)