Sabtu, 30 Mei 2026

Kabar Artis

Ada Tanda Lulus Sensor di Video 'Bau Ikan Asin', Polisi Minta Klarifikasi ke LSF

Penyidik telah mengirim surat permintaan tanggapan dan klarifikasi ke Lembaga Sensor Film terkait adanya tanda lulus sensor di video 'bau ikan asin'.

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau |
Warta Kota/Feri Setiawan
Tiga tersangka kasus 'ikan asin', Rey Utami, Pablo Benua, dan Galih Ginanjar mulai meringkuk di tahanan Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (11/7/2019) Tiga tersangka tersebut atas kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial. Saat Galih Ginanjar digelandang polisi. 

Sebelumnya Argo menjelaskan, penyidik langsung menggeledah kediaman pasutri Pablo dan Rey di Bogor, Kamis (11/7/2019) pagi, usai menetapkan keduanya sebagai tersangka.

Dalam penggeledahan itu kata Argo pihaknya menemukan puluhan STNK kendaraan di sana.

 Pramugari Lapor Hotman Paris Gara-Gara Diajak Tidur Dirut & Direktur Operasional

 UPDATE, Begini Kondisi Bali Setelah Diguncang Gempa Sebesar 6 SR

"Penyidik menemukan puluhan STNK saat menggeledah kediaman Pablo dan Rey di Bogor. Setelah kita cek dari STNK itu, ternyata terkait dengan laporan di reskrimum soal penipuan dan penggelapan kendaraan dengan terlapor Pablo, pada 22 Februari 2018," kata Argo di Mapolda Metro Jaya.

Selain itu kata dia STNK itu juga terkait dengan dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan yang dilaporkan ke Mabes Polri pada tahun 2017 dengan terlapor Pablo Benoa.

"Jadi selain di Reskrimum Polda STNK juga terkait dengan dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan ke Mabes Polri," kata Argo.

Meski begitu kata Argo pihaknya masih mendalami dugaan penipuan dan penggelapan yang dilakukan Pablo Benoa tersebut.

 Penyesalan Sunan Kalijaga Pernah Nikahkan Salmafina dengan Taqy Malik, Pemicu Pindah Keyakinan?

"Masih kita dalami dan lakukan penyelidikan terkait dugaan penipuan dan penggelapan kendaraan ini," kata Argo.

Argo mengatakan selain terjerat kasus bau ikan asin ini, penyidik juga menemukan indikasi dugaan pidana lain terkait pornografi dan asusila di sejumlah konten video di akun you tube milik Pablo Benoa dan Rey Utami tersebut.

"Kami juga menemukan di konten akun you tube Rey Utami dan Benoa Channel adanya indikasi pornografi dan asusila. Ada beberapa video lain di akun youtube nya yang terindikasi pornografi dan asusila," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (11/7/2019).

Karenanya kata dia, pihaknya masih melakukan penyelidikan atas sejumlah video lain di akun you tube Rey Utami dan Benoa Channel.

"Kami masih dalami dugaan indikasi ini," kata Argo.

Ia menjelaskan dalam penggeledahan di rumah pasangan suami istri Pablo Benoa dan Rey Utami di Bogor, barang bukti yang dicari penyidik di sana sudah tidak ada.

"Saat kita lakukan penggeledahan hampir semuanya sudah kosong. Artinya bahwa barang bukti yang digunakan seperti untuk perekaman, kamera dan flashdisk tidak ada semua di sana," kata Argo.

Argo mengatakan penggeledahan terkait peran Pablo dan Rey yang mewawancarai Galih Ginanjar dan mengupload hasil wawancara ke akun youtube mereka.

Sumber: WartaKota
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved