Kesehatan Kulit
Kulit Anda Terbakar Sengatan Sinar Matahari, Ini Cara Tradisional Mengatasi Sunburn
Minyak kelapa adalah alternatif sebagai pelembab karena kandungan lemaknya akan membantu kulit membangun pelindung dan menahan air.
Dolitsky mengatakan, beberapa jam pertama dari sengatan matahari hadir dalam spektrum kulit agak merah dan lembut hingga sakit parah lepuh.
Hal terpenting yang harus dilakukan selama tahap ini adalah mendinginkan tubuh Anda.
Mandi air dingin, berenang cepat, atau kompres dingin.
Kompres cuka dapat dapat mengatasi iritasi dan menghentikan pembakaran di kulit lebih lanjut.
Hindari penggunaan es karena dapat membekukan dan membahayakan kulit.
Sebaliknya, cukup rendam handuk dalam air dingin dan letakkan di atas kulit yang terbakar matahari.
• Arkeolog Temukan Gereja Tertua di Dunia di Dekat Laut Kaspia Rusia Berusia 1700 Tahun
Hidrasi
Sangat penting untuk minum banyak air karena kulit terbakar bisa membuat Anda dehidrasi.
Jika Anda mengalami dehidrasi gejalanya berupa sakit kepala, kelelahan, atau mual.
"Jika gejala demam tinggi, pusing, kebingungan, atau napas cepat berkembang, seseorang harus segera mencari pengobatan medis," kata Dolitsky.
Untuk merehidrasi kulit Anda, biarkan sedikit basah ketika Anda keluar dari kamar mandi.
Setelah itu, oleskan lidah buaya atau pelembab yang sangat ringan. Menggunakan pelembab yang tebal dan tidak rapi akan memerangkap panas.
Tindakan itu dapat mencegah kulit Anda dari pendinginan.
Lepuh
Jika luka bakar cukup parah sehingga timbul lepuh, tahan dorongan untuk memecahkannya.
"Blister adalah pertolongan alami terbaik dan cairan dalam blister steril dan meningkatkan penyembuhan," kata Dolitsky.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sunburn107.jpg)