Kesehatan Kulit
Kulit Anda Terbakar Sengatan Sinar Matahari, Ini Cara Tradisional Mengatasi Sunburn
Minyak kelapa adalah alternatif sebagai pelembab karena kandungan lemaknya akan membantu kulit membangun pelindung dan menahan air.
Ahli dermatologi Martha Steward mengakui kekuatan bahan alami seperti teh, yogurt, dan lidah buaya untuk mengatasi sengatan sinar matahari.
Sinar matahari yang buruk dapat merusak liburan musim panas Anda.
Radiasi UV dapat merusak sel-sel kulit Anda hingga kulit membengkak dan pecah.
Kulit yang terbakar sinar matahari bisa memicu reaksi peradangan di kulit, kulit terasa panas, berubah menjadi merah, dan bengkak.
Meskipun gejala terburuk biasanya memuncak setelah 24 jam setelah terbakar matahari, mengupas dan gatal dapat berlangsung selama berhari-hari.
Hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk menghindari sengatan matahari adalah mengoleskan tabir surya Anda setiap kali Anda berada di bawah sinar matahari.
• Cara Mengatasi Ransel Sekolah Anak yang Terlalu Berat Agar Tidak Cedera Otot dan Tulang Bahu
Tetapi kecelakaan bisa saja terjadi, kulit Anda pun terbakar matahari.
Misalnya, Anda sulit menjangkau punggung untuk mengoleskan tabir surya.
Atau, Anda lupa memakai tabir surya yang memiliki SPF saat berenang.
Orang memang kerap berurusan dengan sengatan matahari sesekali.
Waktu adalah satu-satunya obat nyata untuk mengatasi sengatan matahari.
Meskipun begitu, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi rasa sakit dan iritasi kulit.
Dr Charisse Dolitsky dari Schweiger Dermatology Group di Long Beach, New York, menawarkan tips untuk merawat kulit terbakar sinar matahari.
• Ide Makan Siang Sederhana dan Sehat untuk Anak-anak Anda di Sekolah
Tips yang diberikan Dolitsky ini berbasis obat alami yang dapat membantu menenangkan kulit:
Tenang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/sunburn107.jpg)