Breaking News
Sabtu, 11 April 2026

Mempertanyakan Keamanan Berinvestasi Mata Uang Kripto

Kini pilihan investasi pun kian beragam seiring dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi.

istockphoto
Ilustrasi. Mata uang kripto seperti bitcoin juga bisa menjadi salah satu alternatif investasi lain. 

Pemerintah melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Indonesia (Bappebti) pada Februari 2019 telah mengatur soal perdagangan mata uang kripto seperti bitcoin sebagai komoditas atau aset di Indonesia.

Walaupun demikian, masih banyak pihak yang mempertanyakan tingkat keamanan dari berinvestasi dengan mata uang kripto.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Kini pilihan investasi pun kian beragam seiring dengan kemajuan teknologi dan digitalisasi.

Tak hanya produk-produk investasi konvensional seperti saham, reksadana, atau pun emas saja yang kemudian bisa diperjual-belikan melalui platform digital.

Mata uang kripto seperti bitcoin juga bisa menjadi salah satu alternatif investasi lain.

Masih Punya Utang, LMAN Berjanji Bayar Utang ke BUJT

Pemerintah melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Indonesia (Bappebti) pada Februari 2019 telah mengatur soal perdagangan mata uang kripto seperti bitcoin sebagai komoditas atau aset di Indonesia.

Walaupun demikian, masih banyak pihak yang mempertanyakan tingkat keamanan dari berinvestasi dengan mata uang kripto.

Pasalnya, banyak desas-desus yang mengatakan mata uang kripto rawan untuk diretas, selain itu nilainya cenderung tidak stabil, benarkah demikian?

Internet of Things Bukan Ancaman Bagi Pekerja

Community Lead Luno Indonesia, Debora, mengatakan, sebagai bagian dari teknologi, mata uang kripto seperti bitcoin justru memiliki tingkat keamanan yang sangat tinggi.

"Sebagai bagian dari teknologi, bitcoin sangat aman, tidak pernah ada cerita di mana bitcoin mengalami peretasan," ujar David Low, General Manager Asia Tenggara Luno, Kamis (11/7/2019).

Dia menjelaskan, yang menjadi rawan untuk diretas adalah alat atau platform pertukaran atau jual beli bitcoin.

LMAN Masih Punya Utang Rp 2,63 Triliun ke Badan Usaha Jalan Tol

Oleh karena itu, edukasi memilih perusahaan atau paltform jual-beli mata uang kripto menjadi penting.

"Karena itulah membutuhkan edukasi. Edukasi ke masyarakat untuk memilih wallet atau alat pembayaran, pembelian dan penyimpanan aset kripto yang tepat. Sebab, hal itulah yang sebenarnya rawan diretas," ujar David.

Umumnya, perusahaan penyedia jasa jual-beli aset kripto bakal memberikan keamanan berlapis agar tak mudah diretas.

Aprindo Optimistis Penjualan Ritel Bisa Capai Rp 240 Triliun

Investor yang tertarik berinvestasi melalui aset kripto pun perlu memahami sistem bekerja perusahaan tempat dia akan menanamkan asetnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved