Breaking News:

Lingkungan Hidup

Kisah Mengharukan Upaya Membebaskan Penyu Laut Terjerat Jala dan Plastik Mengambang di Air

kebiasaan buruk yang dilakukan untuk membuang sampah plastik sembarangan turut berkontribusi terhadap punahnya satwa langka dan dilindungi.

Penulis: Gede Moenanto | Editor: Gede Moenanto
Daily Mail
Seperti yang dialami seekor penyu yang terjerat jaring dan dikelilingi botol plastik di tubuhnya, yang mengakibatkan penyu laut itu tidak bisa berbuat apa pun kecuali terombang-ambing sampai akhirnya ditemukan seorang warga yang peduli. 

Barangkali, kebiasaan buruk yang tidak disadari untuk membuang botol plastik sembarangan telah berkontribusi terhadap punahnya sejumlah jenis satwa.

Selain mengancam kehidupan dan ekosistem, sesuai kajian yang dilakukan sejumlah kalangan akademis, yang dikutip Warta Kota, bahaya lingkungan hidup di depan mata.

Banyak yang tidak sadar, perbuatan dan kebiasaan buruk yang dilakukan untuk membuang sampah plastik sembarangan turut berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan hidup.

Dalam banyak kasus kematian hewan, khususnya burung dan satwa di laut, sesuai fakta yang diungkap Warta Kota dari sejumlah sumber, maka terdapat banyak satwa sekarat akibat menelan plastik.

Banyak burung secara tidak sengaja menelan plastik, yang disangka biji-bijian.

Tidak sedikit satwa menelan besi atau kaca, sebagaimana data yang diungkap Warta Kota dari berbagai sumber.

Dalam video lainnya, Warta Kota menemukan, banyak satwa yang kemudian mati karena di tubuhnya terdapat plastik dan limbah berbahaya yang kebetulan mereka telan.

Hal serupa juga dialami oleh sapi, yang memakan sampah plastik, yang kemudian tidak sengaja sapi itu disembelih dan disantap manusia.

Maka, bisa saja hal buruk dialami oleh manusia yang mengonsumsi sapi atau kambing yang menelan sampah berbahaya.

Dalam sejumlah video yang ditemukan Warta Kota, banyaknya hewan menelan plastik dan kemudian sekarat sebelum akhirnya meregang nyawa dan mati sia-sia di antaranya terjadi akibat ulah manusia.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved