Jumat, 8 Mei 2026

Berita Jakarta

Pembangunan Jalan Layang Lenteng Agung Diperkirakan Habiskan Rp 145 Miliar

Pembangunan jalan layang Lenteng Agung depan IISIP dimulai pembangunannya di 2019 ini dan direncanakan dikerjakan dengan sistem kontrak multi years.

Tayang:
Penulis: Feryanto Hadi |
Warta Kota/Adhy Kelana
Meski sudah dipasang lampu Pelican Crossing namun sejumlah pengendara masih saja tidak menghiraukan pejalan kaki yang sudah menyeberang pada tempatnya. Hal ini terjadi di Jalan Lenteng Agung, depan kampus IISIP, Jakarta, Jumat (4/1). Rambu lalulintas ini baru dipasang di kawasan ini kerena dibutuhkan bagi penyeberang jalan. (foto arsip) 

Pembangunan jalan layang (fly over) Lenteng Agung depan kampus IISIP dimulai pembangunannya di tahun 2019 ini dan direncanakan untuk dikerjakan dengan sistem kontrak multi years (tahun jamak) dari tahun 2019.

Pembangunan jalan layang (fly over) Lenteng Agung depan kampus IISIP ditargetkan untuk dapat diselesaikan pada akhir tahun 2020 yang akan datang.

Kepala Dinas Binamarga DKI Jakarta, Hari Nugroho kepada Warta Kota menyatakan, tujuan dari pembangunan fly over adalah untuk meniadakan perlintasan sebidang antara jalan putaran dengan jalan rel kereta api.

Selain itu juga memperlancar lalu lintas disamping mengurangi kemungkinan terjadi nya kecelakaan antara KA dan pengguna jalan.

"Saat ini sedang dalam proses pelelangan dan ditargetkan untuk berkontrak di bulan September 2019 ini," ujar Hari, Jumat (28/6/2019).

 Omongan Galih Ginanjar Soal Ikan Asin Viral, Barbie Kumalasari: Dia Menceritakan Fakta yang Ada

 TERUNGKAP Sule Kian Berani Cium dan Peluk Naomi Zaskia di Hadapan Keluarga saat Liburan di Bali

 KEMUNCULAN Ani Yudhoyono Lewat Mimpi, Minta Ibas dan Aliya Rajasa Untuk Menjaga 3 Sosok Ini

 

Hari menyebutkan, proyek tersebut diperkirakan akan menelan biaya sekitar Rp 148 miliar.

"Sudah dilakukan proses sosialisasi pada masyarakat sekitar pembangunan yang kemungkinan terkena dampak dari pembangunan fly over dan Dinas Bina Marga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarahan dan kecamatan setempat," ungkapnya.

Saat ini, Pemprov sedang melakukan pengukuran bidang di sekitar lokasi.

Ada puluhan lahan warga yang dipastikan terkena dampak dari adanya pembangunan flyover tersebut.

Lurah Lenteng Agung, Bayu Pasca Soengkono mengungkapkan, proses sosialisasi kepada warga sudah dilakukan terkait rencana pembangunan jalan layang itu.

"Kami cuma bantu sosialisasi dan pendataan awal yang terkena dampak. Kurang lebih 36 bidang yang sudah terukur di pendataan awal," ujar Bayu kepada Warta Kota.

 Ini Pernyataan Lengkap Prabowo Terkait Hasil Putusan MK. Mengapa Tak Ada Ucapan Selamat Pada Jokowi?

 KECEWA Putusan Mahkamah Konstitusi, Prabowo Subianto Serukan 3 Permintaan Ini Kepada Pendukungnya

 Terkait PUTUSAN MK, Mahfud MD Bicara Azab Allah untuk Si Curang dan Zalim, Bukan Cuma Satu Pihak

 

Pembangunan fly over yang berada dekat kampus IISIP Jakarta tersebut sebagai upaya untuk mengurangi kemacetan yang setiap hari terjadi di kawasan itu.

Camat Jagakarsa, Mundari, sebelumnya mengungkapkan, nantinya kendaraan yang hendak memutar baik, baik dari arah Pasar Minggu maupun dari arah Depok, akan melintasi fly over tersebut.

"Jadi nanti pintu perlintasannya akan ditutup permanen. Kendaraan yang memutar balik akan naik ke jalan layang. Jadi bentuknya seperti tapal kuda, putaran balik di kedua arah. Di tengahnya, akan ada Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) bagi pejalan kaki," terang Mundari.

Berdasarkan kajian lalulintas, pembangunan fly over diprediksi akan mengurangi tingkat kemacetan antara 40-50 persen.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved