Neymar Dituduh Memerkosa

Anak Neymar Diledek Anak Pemerkosa Oleh Teman Sekolahnya

Neymar diperiksa polisi selama tiga jam untuk kasus pemerkosaan, yang dlaporkan oleh seorang model.

Anak Neymar Diledek Anak Pemerkosa Oleh Teman Sekolahnya
Globo Esporte/CFB
Neymar latihan dibawah pengawasan langsung Tite. 

Perlahan tapi pasti, tuduhan pemerkosaan yang ditimpakan kepada Neymar mulai berdampak kepada orang-orang di sekitarnya.

Menurut Neymar, gara-gara tudingan itu, anaknya yang berusia 7 tahun sudah berhari-hari tidak masuk sekolah. Pasalnya, bocah bernama Davi Lucca ini diejek teman-temannya sebagai anak pemerkosa.

"Ini peristiwa terburuk dalam hidup saya. Lebih buruk dari semua cedera yang pernah saya alami. Adik, ibu, dan anak saya terkena dampaknya. Anak saya tidak masuk sekolah, karena diejek teman-temannya sebagai anak pemerkosa," ujar Neymar, di luar kantor polisi di Sao Paulo, Kamis (13/6) malam waktu setempat.

Sebelum ini, Mastercard membekukan iklannya yang menggunakan Neymar sebagai bintang iklan, akibat kasus ini.

Diperiksa polisi

Pada hari itu Neymar memenuhi panggilan pemeriksaan, yang dilayangkan para penyidik di unit perlindungan perempuan dan anak.

Hampir tiga jam pemain klub Paris Saint-Germain (PSG) ini berada di kantor polisi, untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan polisi, berkaitan dengan kasus pemerkosaan yang dilaporkan Najila Trindade Mendes de Souza.

Sebagaimana dilansir Globo, pemeriksaan dimulai pukul 15.40 dan baru berakhir pada pukul 18.36. Petugas yang menginterogasinya bernama Juliana Bussacos.

Dalam pemeriksaan itu, Neymar ditanya soal kejadian pada tanggal 15 Mei 2019, di dalam sebuah hotel di Paris, Prancis. Penyidik berbekal laporan visum yang disertakan oleh pelapor.

Menurut Globo, dalam laporan itu, dokter yang memeriksa pelapor menjelaskan soal luka-luka di tubuh pelapor terindikasi terjadi pada tanggal 15 Mei tersebut.

Halaman
1234
Penulis: AC Pingkan U
Editor: AC Pinkan Ulaan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved