Senin, 20 April 2026

Dampak Perang Dagang, Dua Asosiasi Mencoret Huawei sebagai Anggota

Setelah masuk ke dalam daftar hitam pemerintah AS (entity list), satu per satu perusahaan AS membatasi hubungan bisnisnya dengan Huawei.

thinkstockphotos
Ilustrasi. Huawei sepertinya terus mendapatkan tekanan sebagai akibat perang dagang. 

WARTA KOTA, PALMERAH--- Huawei sepertinya terus mendapatkan tekanan sebagai akibat perang dagang.

Setelah masuk ke dalam daftar hitam pemerintah AS (entity list), satu per satu perusahaan AS membatasi hubungan bisnisnya dengan vendor China itu.

Pemerintah AS memang menangguhkan pemblokiran Huawei selama 90 hari.

Akan tetapi hal itu tidak menyurutkan perusahaan asal AS lain untuk ikut memutuskan kemitraannya dengan Huawei.

Taiwan Bertemu Amerika Serikat, Pemerintah China Marah

Selain perusahaan, sejumlah lembaga standarisasi teknologi juga mencoret nama Huawei dari daftar anggota.

SD Association, organisasi non-profit yang membuat standarisasi kartu memori dan melisensi logo SDA, menghapus Huawei dari keanggotaan.

Keputusan itu dilakukan mengingat organisasi ini berbasis di California, AS, dan karena itu tunduk pada kebijakan entity list.

"SD Association mematuhi perintah Departemen Perdagangan AS," jelas perwakilan SD Association.

Ingin Investasi Saham Atau Reksadana? Ini Perbedaan Investasi Saham dan Reksadana

Hal yang sama juga dilakukan organisasi standarisasi Wi-Fi, Wi-Fi Alliance.

Organisasi yang berbasis di Austin, Texas ini membuat sertifikasi dan mengembangkan versi baru dari jaringan Wi-Fi yang diaplikasikan di seluruh dunia.

Selain kedua organisasi itu, badan standarisasi USB dan RAM, JEDEC yang berbasis di Virginia juga tidak lagi memasukan Huawei ke dalam daftar anggotaan mereka.

Diwartakan Nikkei Asian Review, Huawei mundur secara sukarela dari organisasi ini.

Jasa Penukaran Uang Muncul di Jalur Mudik Kota Bekasi, Keuntungan BIsa 10 Persen

"Pada tanggal 17 Mei 2019, Huawei Technologies memberitahukan telah memutuskan secara sukarela menangguhkan keanggotaan JEDEC hingga pembatasan yang diberlakukan pemerintah AS dicabut," jelas perwakilan JEDEC.

Frank Yang, perwakilan sekaligus vice-chairman Huawei di JEDEC sempat terdaftar sebagai direktur JEDEC.

Setelah pengunduran diri tersebut, namanya tidak lagi masuk dalam daftar direktur, sebagaimana dimuat dalam situs resmi JEDEC.

Obat Terapi Gen untuk Penyakit Langka Pada Anak Termahal dalam Sejarah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved