Rabu, 6 Mei 2026

Bulan Suci Ramadan

Bersiap Untuk Mudik? Ini dia Waktu yang Dipilih Rasulullah untuk Berpergian

Untuk anda yang memiliki rutinitas mudik ke kampung halaman memilih waktu untuk mudik kadang membingungkan.

Tayang:
Penulis: Muhamad Rusdi |
shutterstock
Waktu yang biasanya Rasulullah SAW memulai perjalanan ketika ada urusan pada pagi atau di sekitar jam 9-10 pagi di hari kamis. 

Namun dalam riwayat lainnya, Dikisahkan oleh Sahabat Shakhr bin Wada’ah:

وعن صخر بن وَداعَةَ الغامِدِيِّ الصحابيِّ رضي الله عنه أنَّ رسولَ الله صلى الله عليه وسلم قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لأُمَّتِي في بُكُورِهَا. وَكَانَ إِذَا بَعَثَ سَرِيَّةً أَوْ جَيْشَاً بَعَثَهُمْ مِنْ أوَّلِ النَّهَارِ .

وَكَانَ صَخْرٌ تَاجِراً وَكَانَ يَبْعَثُ تِجَارَتَهُ أوَّلَ النَّهَار ، فَأَثْرَى وَكَثُرَ مَالُهُ. رواه أَبُو داود والترمذي، وقال حديث حسن.

“Nabi Muhammad pernah bersabda, ‘Ya Allah berkahilah ummatku di pagi hari’. Nabi Muhammad mengirim pasukan ke medan perang di pagi hari atau awal siang. Sebagai seorang saudagar, Nabi juga mengirimkan pedagang-pedagangnya di awal siang. Keuntungan yang diperoleh biasanya banyak.”

Dalam hadist diatas yang dimaksud dengan awwalun nahar atau awal siang adalah waktu-waktu yang biasa kita gunakan untuk shalat dhuha.

Sekitar jam 9 atau 10 pagi. Di waktu-waktu itulah Nabi biasanya keluar dan bepergian untuk sebuah urusan.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved