Selasa, 28 April 2026

Pilpres 2019

Saat Prabowo dan Jokowi Akhirnya Berpelukan

Para selebriti Indonesia mengingatkan rakyat Indonesia akan persatuan. Pesan ini mereka sampaikan menjelang maraknya kerusuhan 22 Mei 2019.

Penulis: Desy Selviany |
Instagram @daviddj
David Naif menggambar sendiri foto persatuan Jokowi dan Prabowo 

KERICUHAN terjadi di beberapa titik di kota Jakarta sejak kemarin. 

Aksi ricuh itu terjadi lantaran protes massa terhadap penetapan pemenang Pilpres 2019 oleh KPU RI. 

Ya, KPU RI sebelumnya menetapkan Paslon nomor urut 01 Jokowi-Maruf sebagai pemenang Pilpres 2019.

Keluarga Tolak Otopsi Korban Tewas Demo 22 Mei, Farhan Syafero

Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

Mau Lihat Lokasi Ricuh Demo Pilpres 2019 Lewat Kamera CCTV Pemprov DKI? Ini Caranya, Klik Linknya

Tapi berbagai cara untuk mendinginkan suasana kemudian datang dari banyak pihak.

Baik itu artis maupun seniman, semuanya berusaha mendinginkan suasana. 

Salah satu yang berusaha mendinginkan suasana adalah Vokalis Naif, David Bayu Danangjaya

Bahkan lelaki yang akrab disapa David Naif hingga membuat gambar Prabowo dan Jokowi yang berpelukan.

Tujuannya hanya satu, yakni mengingat persatuan Indonesia.

“Udah yuk rukun lagi,” ajaknya di akun instagramnya @davidbayudj pada Rabu (22/5/2019).

 KAPOLRES Sebut Massa Anarkis Incar Properti Warga saat Kerusuhan di Petamburan

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Prabowo Gugat ke MK, Mahkamah Konstitusi Akan Keluarkan Putusan Sidang Pilpres 2019 di Tanggal Ini

 Kubu Prabowo Gugat Pilpres 2019 ke MK, Andi Mallarangeng Beberkan Kenapa Hal itu Akan Sulit

Pada gambar tersebut terlihat karikatur Prabowo dan Jokowi saling berpelukan akrab. Dengan memakai kemeja putih keduanya tampak tersenyum. Tangan Prabowo juga terlihat memegang hati Jokowi. Pun sebaliknya.

Gambar tersebut ternyata dibuat sendiri oleh David. Hal tersebut terungkap dari penyanyi cantik Yuni Shara yang juga menginginkan digambarkan kembali oleh David.

“Gambarin aku kek, sekali kali,” komentar Yuni Shara lewat akun @Yunishara36.

David pun membalas komentar Yuni dengan candaan. “klo aku gambar ntar aku di nyanyiin ya... tapi aku jg penyanyi,” tulisnya.

Aktor kondang Tora Sudiro juga kagum dengan gambar David. “Wih the best nih,” kata Tora lewat akunnya @t_orasudi_ro.

 Keluarga Tolak Otopsi Korban Tewas Demo 22 Mei, Farhan Syafero

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Mau Lihat Lokasi Ricuh Demo Pilpres 2019 Lewat Kamera CCTV Pemprov DKI? Ini Caranya, Klik Linknya

 KAPOLRES Sebut Massa Anarkis Incar Properti Warga saat Kerusuhan di Petamburan

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Prabowo Gugat ke MK, Mahkamah Konstitusi Akan Keluarkan Putusan Sidang Pilpres 2019 di Tanggal Ini

 Kubu Prabowo Gugat Pilpres 2019 ke MK, Andi Mallarangeng Beberkan Kenapa Hal itu Akan Sulit

Bukan hanya David, selebriti lainnya juga mengunggah gambar kartun Prabowo dan Jokowi yang tengah berpelukan.

Dalam gambar tersebut, terlihat momen Prabowo dan Jokowi yang berpelukan saat momen Asian Games 2018.

“Ini adalah cinta. Tuliskan doa terbaik kamu yang adem buat Indonesia :)” tulis Fitrop.

Berbeda dari biasanya, wanita yang kerap bercanda itu kali ini sangat serius pada postingannya. Ia mengingatkan netter untuk tidak mengujar kebencian di kolom komentar postingannya.

“(komen provokatif nyinyir dan bikin panas aku hapus. Mari hargai bulan ramadhan yg suci ini ya sobat centhylqu),” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aksi 22 Mei yang harusnya berlangsung damai malah berakhir ricuh. Kericuhan terjadi pada dini hari tadi di depan Gedung Bawaslu. Diperkirakan kericuhan tersebut karena adanya provokator dalam aksi tersebut.

 KAPOLRES Sebut Massa Anarkis Incar Properti Warga saat Kerusuhan di Petamburan

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Prabowo Gugat ke MK, Mahkamah Konstitusi Akan Keluarkan Putusan Sidang Pilpres 2019 di Tanggal Ini

 Kubu Prabowo Gugat Pilpres 2019 ke MK, Andi Mallarangeng Beberkan Kenapa Hal itu Akan Sulit

Ricuh di Berbagai Lokasi

KONDISI Jakarta usai penetapan pemenang Pilpres 2019 oleh KPU RI menjadi agak mengkhawatirkan.  

Terjadi pergerakan massa demo sejak kemarin yang akhirnya membuat bentrokan terjadi di depan Bawaslu RI. 

Bentrokan di depan Bawaslu antara aparat dan massa terjadi karena aparat hendak membubarkan massa. 

 Turut Amankan Aksi 22 Mei, Dandim 0501/JP Jakarta Pusat Bawa 2 SSK Amankan Jalan Jatibaru Raya

 Menkominfo Rudiantara Benarkan Adanya Pembatasan Akses Media Sosial Saat Aksi 22 Mei

 Pangsa Pasar Makin Mengecil, Akankah Honda Suntik Mati Motor Bebek?

Setelah itu terjadi beberapa bentrokan lainnya antara aparat dan massa di beberapa titik wilayah. 

Antara lain di Tanah Abang, dan asrama Brimob di Petamburan, Jakarta Pusat. 

Stasiun televisi pun giat mengabarkan kondisi terbaru di Jakarta.

Tapi rupanya ada cara lebih langsung untuk memantau kondisi Jakarta di lokasi seputar lokasi yang menjadi tempat kericuhan, maupun di beberapa lokasi vital lainnya.

Ya, ternyata masyarakat bisa memantau langsung lewat kamera CCTV milik Pemprov DKI Jakarta. 

Link CCTV itu dibagikan lewat whatsapp secara berantai. 

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Prabowo Gugat ke MK, Mahkamah Konstitusi Akan Keluarkan Putusan Sidang Pilpres 2019 di Tanggal Ini

 Kubu Prabowo Gugat Pilpres 2019 ke MK, Andi Mallarangeng Beberkan Kenapa Hal itu Akan Sulit

Inilah bunyi pesan berantai yang didapat wartakotalive dari salah satu grup, dan link kamera CCTV Pemprov DKI : 

UNTUK MEMANTAU KEADAAN YG SEBENARNYA DIJAKARTA, SEBAIKNYA CUKUP MELALUI CCTV BERIKUT INI....!!!

1. CCTV Jl. Imam Bonjol arah Kantor KPU :

http://cctv.balitower.co.id/Menteng-025-700503_2/embed.html?proto=hls

2. CCTV JL.Tamrin depan BAWASLU :

KAMERA 1 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_1/embed.html

KAMERA 2 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_2/embed.html

KAMERA 3 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_3/embed.html

KAMERA 4 : http://cctv.balitower.co.id/Gondangdia-001-700051_4/embed.html

3. CCTV depan gedung DPR/MPR :

KAMERA 1 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_1/embed.html

KAMERA 2 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_2/embed.html

KAMERA 3 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_3/embed.html

KAMERA 4 : http://cctv.balitower.co.id/Bendungan-Hilir-003-700014_4/embed.html

MOHON DISEBARKAN AGAR MASYARAKAT DAPAT MELIHAT KEADAAN YGSEBENARNYA, BUKAN BERITA2 HOAX DGN VIDEO YG SDH DIEDIT DAN DIBUAT NARASI YG MENAKUT2I

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Prabowo Gugat ke MK, Mahkamah Konstitusi Akan Keluarkan Putusan Sidang Pilpres 2019 di Tanggal Ini

 Kubu Prabowo Gugat Pilpres 2019 ke MK, Andi Mallarangeng Beberkan Kenapa Hal itu Akan Sulit

Pertanyaan berikutnya, kenapa tertulis cctv.balitower?

Ya, seperti diketahui bahwa di era Ahok perusahaan tiang mikrosel diwajibkan memasang kamera CCTV di setiap tiang mikrosel yang mereka pasang. 

Nah, tiang mikrosel di Jakarta itu ada di banyak titik. 

Tiang-tiang mikrosel itu ada yang dipasang di trotoar maupun di media jalan. 

Salah satu perusahaan tiang mikrosel itu adalah bali tower. 

Tiang mikrosel ini merupakan tiang pemancar sinyal 4G.

WhatsApp Tak Bisa Kirim Foto

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menjelaskan, secara bertahap pihaknya membatasi pengiriman materi video dan foto melalui media sosial pada Rabu (22/5/2019).

Langkah itu dilakukan untuk meredam penyebaran berita hoaks atau informasi negatif yang berisi hasutan atau provokasi melalui video atau foto yang tidak dilengkapi keterangan memadai atau terverifikasi dan disebar melalui media sosial seperti facebook, instagram, twitter.

Sementara penyebaran informasi lewat teks atau kalimat di media sosial tetap berlangsung normal.

Pembatasan itu dilakukan sekurangnya selama tiga hari mulai 22 Mei 2019 siang.

 VIRAL di Media Sosial! Rumah Super Megah Tak Berpenghuni Ini Dijual Murah

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Prabowo Gugat ke MK, Mahkamah Konstitusi Akan Keluarkan Putusan Sidang Pilpres 2019 di Tanggal Ini

 Kubu Prabowo Gugat Pilpres 2019 ke MK, Andi Mallarangeng Beberkan Kenapa Hal itu Akan Sulit

"Di media sosial kadang kita posting teks, video, gambar tanpa disertai keterangan yang benar atau malah keterangannya lain. Inilah yang kita batasi secara bertahap dan untuk sementara waktu," tuturnya dalam keterangan pers bersama Menkopulhukam di Jakarta.

Ia menegaskan, fitur yang tidak diaktifkan sementara waktu adalah untuk pengiriman video dan foto.

"Mengapa ini dilakukan, tanpa kita menyampaikan keterangan apapun, video bisa live dan langsung bisa membangkitkan emosi. Saya mohon maaf, langkah ini harus dilakukan untuk sementara dan semoga bisa cepat selesai dan dikembalikan normal," tutur Rudiantara.

 KAPOLRES Sebut Massa Anarkis Incar Properti Warga saat Kerusuhan di Petamburan

 Habis Tetapkan Jokowi Menang Pilpres 2019, KPU Umumkan Hal yang Bikin Banyak Orang Kecele

 Prabowo Gugat ke MK, Mahkamah Konstitusi Akan Keluarkan Putusan Sidang Pilpres 2019 di Tanggal Ini

 Kubu Prabowo Gugat Pilpres 2019 ke MK, Andi Mallarangeng Beberkan Kenapa Hal itu Akan Sulit

Ia menambahkan, saat ini kesempatan bagi masyarakat untuk kembali mendapatkan informasi yang benar melalui media mainstream. 

Dengan jumlah pengguna media sosial mencapai 200 juta di Indonesia, kata Rudiantara, maka upaya penyebaran muatan negatif yang bersifat provokasi sulit dibendung.

Karena itu pula tindakan pencegahan yang dilakukan tidak dapat dilakukan secara individual.  

"Jadi kalau selama ini bermain di medsos dan penyebaran video viral atau hoaks itu lewat medsos, sekarang untuk sementara kita kembali ke media mainstream. Apresiasi saya kepada teman-teman dari media untuk mengabarkan yang benar," tuturnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved