Mudik Lebaran
ASDP Optimis Layani 4,67 Juta Pemudik dengan Lancar, Aman, dan Nyaman
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis layanan penyeberangan selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar, tertib, aman dan nyaman.
Penulis: Mohamad Yusuf | Editor: Murtopo
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis layanan penyeberangan selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar, tertib, aman dan nyaman.
Pihaknya siap melayani 4,67 juta pemudik dan 1,11 juta kendaraan di lintasan terpantau nasional selama periode mudik pada H-1 hingga H+7 Lebaran.
Tercatat ada tujuh lintasan penyeberangan utama (terpantau nasional) selama arus mudik dan balik.
Ketujuh lintasan penyeberangan utama itu yakni, Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau (Balikpapan), Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api (Bangka).
Adapun tahun ini bertambah dari dua menjadi sembilan lintasan yang akan dipantau secara nasional, yakni lintasan Danau Toba, dan Bira-Pamatata (Selayar).
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Ira Puspadewi, saat ditemui di Kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) mengatakan arus mudik dan balik tahun ini diperkirakan jauh lebih lancar menyusul ketentuan cuti bersama yang relatif panjang, sehingga periode waktu libur juga lebih lama.
"Selain lancar, dengan pemudik juga akan merasakan perjalanan mudik yang lebih nyaman dengan adanya terminal dan kapal eksekutif ASDP di Merak dan Bakauheni," kata Ira Puspadewi.
• Ini Cara Ditjen Hubdat Antisipasi Kemacetan pada Mudik Lebaran di Penyeberangan Merak-Bakauheni
• Jumlah Pemudik Angkutan Bus Diprediksi Naik 25 Persen Tahun 2019
• Mudik Lebaran Naik Kereta Api, Perhatikan Aturan Bawa Barang ke Dalam Kereta Api
Puncak arus juga diperkirakan lebih terdistributif yang jatuh pada akhir pekan. Yaitu saat mudik mulai Jumat (31/5/2019) hingga Minggu (2/6/2019) dan puncak arus balik pada Sabtu (8/6/2019) dan Minggu (9/6/2019).
"Secara nasional, kesiapan alat produksi Angkutan Lebaran 2019 juga memadai, yang akan dilayani oleh 29 cabang, 35 pelabuhan, 229 lintasan dan 150 unit kapal (termasuk swasta)," jelasnya.
Tahun ini, lanjutnya, total jumlah pemudik Angkutan Lebaran di lintasan terpantau nasional diprediksi mencapai 4,67 juta orang atau naik 4,8 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 4,45 juta orang.
Jumlah kendaraan roda 2 mencapai 479.793 unit atau naik 4,6 persen dibandingkan tahun lalu 458.793 unit, dan roda 4 mencapai 631.674 unit atau naik 10,5 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 571.849 unit.
"Kami perkirakan, volume kendaraan mobil pribadi tahun ini meningkat cukup signifikan. Menyusul kebijakan tarif tiket pesawat yang cukup tinggi sehingga ada migrasi pemudik ke moda darat dan penyeberangan, khususnya untuk jalur Jawa, Sumatera dan Bali,” jelas Ira.
Ia mengungkapkan, Merak-Bakauheni yang menghubungkan Jawa dan Sumatera masih tetap akan menjadi lintasan tersibuk selama periode Angkutan Lebaran 2019.
Ditambah lagi, tahun ini masyarakat yang akan mudik dari Jawa menuju Sumatera dapat menikmati Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yang telah siap beroperasi.
"Bagi pemudik yang akan melanjutkan perjalanan darat dari Bakauheni menuju kota lainnya di Sumatera. Agar dapat mempersiapkan perjalanannya dengan baik, termasuk mengisi bahan bakar cukup untuk sampai di tujuan," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20170620-merak-pelabuhan_20170620_145954.jpg)