Ustadz Khalid Basalamah Ungkap Rahasia Cara Umat Islam untuk Mendapatkan Malam Lailatul Qadar

Semua orang dipastikan melewati malam Lailatul Qodar tanpa terkecuali, tapi siapa yang paling beruntung untuk menemukan malam itu?

Ustadz Khalid Basalamah Ungkap Rahasia Cara Umat Islam untuk Mendapatkan Malam Lailatul Qadar
Instagram
Ustadz Khalid Basalamah membuka tabir rahasia malam 1000 bulan atau Lailatul Qodar. 

"Itikaf di antaranya selalu membiasakan diri solat 5 waktu on time, diriwayatkan Bukhari Muslim, yang menjelaskan tentang perbuatan yang paling dicintai Allah SWT."

Menurut Ustadz Khalid Basalamah, Allah mencintai solat pada waktunya, 40 hari dilakukan, maka selamat dari dosa kemunafikan.

"Tidak pernah ingkar janji, tidak pernah berbohong, tidak pernah ingkar amanah."

"Ada kisah, seorang anak muda dari gayanya orang awam."

"Dia melamar anak seorang ulama untuk dijadikan istrinya."

Syaratnya, kata Ustadz Khalid Basalamah, pemuda itu harus solat di masjid itu, 40 hari berturut-turut, tidak pernah terlambat apalagi ketinggalan solat 5 waktu.

"Dia jadi imam, kalau mau terima lamaran, 40 hari solat, tidak pernah ketinggalan, setelah 40 hari diterima lamarannya."

"Setelah dikerjakan on time, langsung berubah semua, sifat kemunafikan hilang."

Karena itu, kata Ustadz Khalid Basalamah, kalau mau tes pegawai, tes solat saja.

"Kalau 40 hari solat, terima, dipastikan, anak muda itu tidak pernah khianat, tidak pernah ingkari janji, hal tersebut berlaku bagi lelaki dan perempuan."

"Perempuan punya syarat khusus, izin ayah kalau belum menikah, izin suami, boleh dengan suaminya, kecuali suaminya meninggal."

"Waktu Nabi SAW masih hidup, istri Nabi tidak pernah itikaf di masjid."

"Kalau itikaf itu mengikat diri, tidak boleh keluar, kecuali darurat."

"Keluar, balik lagi."

Ada kisah, kata Ustadz Khalid Basalamah, empat ada 2 orang Anshar, waktu itikaf, membuntuti Nabi Muhammad SAW, yang sedang mengantar istrinya pulang.

Jawaban Lugas Ustadz Abdul Somad tentang Menangis dan Pacaran Bisa Membatalkan Puasa atau Tidak

Istrinya tersebut, Sofia, yang mengantarkan makanan kepada Nabi Muhammad SAW.

"Wahai kaum Anshar, pelan-pelan saja, yang bersama saya, istri saya, Sofia, begitu kata Nabi Muhammad SAW."

Ustadz Khalid Basalamah menjelaskan, Nabi Muhammad SAW tahu karena selalu saja ada setan mengalir di dalam darah.

Menurut Ustadz Khalid Basalamah, itikaf itu dimulai pada puasa ke 19, malam ke 20, itikaf.

"Keluarnya, setelah solat Idul Fitri, solatnya di sana juga, maka cari masjid yang dipakai solat Dhuha, dipakai solat Ied."

"Saat itikaf, saya kadang bawa rantangan untuk buka puasa, mengaji, duduk, menasehati, bangun, solat malam, habis solat subuh, pulang."

"Apalagi masjid besar, orang bebas itikaf, ada waktu yang dilowongkan untuk itu."

"Kalau ada pendapat ulama, yang menyatakan, paling sedikit antara solat ke solat."

"Itikaf itu beda dengan orang yang solat di masjid, targetnya solat 5 waktu juga di masjid, tidak keluar dari masjid," kata Ustadz Khalid Basalamah.

Masjid Agung Al Barkah Bekasi Sediakan Paket Itikaf dengan Nilai Rp 35.000

Penulis: Gede Moenanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved