Kesehatan
Makan Telur Busuk, Risiko Kesehatan yang Bakal Anda Hadapi Seperti Keracunan Makanan
Tidak semua orang yang makan telur yang kondisinya tidak segar dan buruk akan mengalami infeksi salmonella.
Risiko utama makan telur busuk adalah infeksi salmonella. Tubuh yang terpapar infeksi salmonella tanda-tandanya seperti keracunan makanan.
Salmonella adalah jenis bakteri yang dapat tumbuh baik di kulit dan di dalam kuning telur dan putih telur.
Gejala infeksi salmonella dapat meliputi diare, kram perut, demam, dan muntah.
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), gejala biasanya berkembang 6-48 jam setelah makan telur yang terkontaminasi dan bertahan selama sekitar 4-7 hari.
Kebanyakan orang sembuh dari infeksi salmonella tanpa antibiotik.
Namun, orang dengan gejala yang parah mungkin memerlukan rawat inap di rumah sakit.
• Punya Segudang Kesibukan, Begini Cara Cinta Laura Menjaga Kesehatan Tubuhnya
Infeksi salmonella seringkali lebih parah dan berbahaya pada kelompok orang tertentu.
Misalnya, orang dewasa di atas usia 65 tahun, anak-anak di bawah 5 tahun, atau orang dengan sistem kekebalan lemah.
Orang dengan sistem kekebalan lemah misalnya karena telah menjalani transplantasi organ atau hidup dengan HIV
Tidak semua orang yang makan telur yang kondisinya tidak segar dan buruk akan mengalami infeksi salmonella.
• 6 Herbal dan Bumbu Dapur Sebagai Obat Tradisional yang Bikin Kesehatan Anda Lebih Baik
Langkah-langkah yang dapat dilakukan seseorang untuk mengurangi risiko salmonella meliputi:
* Mencuci tangan dan benda apa pun yang bersentuhan dengan telur mentah
* Menjaga telur tetap dingin
* Membuang telur setelah tanggal kedaluwarsa
* Memasak telur dengan seksama agar kuning dan putihnya kencang
* Menggunakan telur yang sudah dipasteurisasi untuk hidangan yang membutuhkan telur mentah atau dimasak sedikit.
• Cokelat Hitam, Makanan Dewa yang Berkhasiat untuk Meningkatkan Kesehatan Tubuh
Telur busuk ditandai berbau tidak enak, dan kuning telur dan putih telur bisa berubah warna.
Selain itu, kulit telur retak atau berlendir juga bisa menjadi tanda telah terkontaminasi bakteri.
Cara mudah untuk menentukan kesegaran telur termasuk memeriksa tanggal kedaluwarsa, memeriksa kulit telur secara visual, dan membelah telur untuk mencium bagian dalamnya.
Jika seseorang memiliki keraguan tentang apakah telur telah busuk, sebaiknya buang saja.
Risiko utama makan telur yang buruk adalah infeksi Salmonella, yang dapat menyebabkan diare, muntah, dan demam.
Seseorang dapat mengurangi risiko salmonella dengan cara menyimpan telur di lemari es, membuang telur yang cangkangnya pecah.
Selain itu, Anda harus memasak telur secara seksama sebelum memakannya. (Medical News Today)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/resep-telur20.jpg)