Pilpres 2019

UPDATE kasus Dr Ani, ALUMNI UI Mulai Bergerak Tolak Kriminalisasi Dokter, Waka DPR: Saya Ikut Gabung

Wakil Ketua DPR bersama alumni UI mulai bergerak menolak kriminalisasi terhadap profesi dokter. Mereka siap menjadi penjamin Ani Hasibuan

UPDATE kasus Dr Ani, ALUMNI UI Mulai Bergerak Tolak Kriminalisasi Dokter, Waka DPR: Saya Ikut Gabung
Youtube Inews
Sejumlah alumni Universitas Indonesia (UI) mulai bergerak mendukung Ani Hasibuan yang Jumat (17/5/2019) dipanggil Polda Metro Jaya. Ani Hasibuan adalah dokter yang membongkar kematian ratusan anggota KPPS Pemilu 2019. 

Hal itu disampaikan Sabrun dalam Konferensi Pers dan Diskusi Publik bertajuk "Mendesak Investigasi Wafatnya Ratusan Petugas KPPS" di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (16/5/2019).

"Ibu Ani Hasibuan ini rekan kami di Alumni UI. Dia memang 02. Tapi kita semua tahu, dia itu seorang dokter yang disumpah atas nama sumpah dokter.

Dia kalau ngobatin orang di jalan itu tidak bertanya, 'you agamanya Islam atau Nasrani, 01 atau 02, tukang pijit atau mandor masjid'. Mereka dokter itu disumpah atas nama profesi dan kemanusiaan," kata Sabrun.

Sabrun Jamil pun mengibaratkan dirinya yang berlatar belakang pendidikan insinyur sipil mengomentari jika ada sebuah jembatan yang roboh.

"Kebetulan background saya insinyur sipil. Itu sama dengan kalau ada jembatan roboh terus saya kasih komentari, ini tiangnya kurang besar, semennya kurang banyak, atau besinya dicolong, setelah disidik. Itu profesionalitas saya. Saya tidak bicara 01 atau 02 kalau bicara itu. Sama dengan Mbak Ani," kata Sabrun seperti diberitakan Tribunnews.com, Jumat (17/5/2019).

Berita terkait dukungan dari alumni UI kepada Ani Hasibuan pun merebak dan kemudian dibagikan di akun media sosial.

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah pun ikut mendukung gerakan atau deklrasi alumni UI terkait kasus Ani Hasibuan tersebut. 

Dalam cuitan sebelumnya, Fahri Hamzah mengingatkan polisi untuk tidak melakukan kriminalisasi terhadap seorang dokter yang membuat pernyataan atas keahliannya.

@Fahrihamzah May 16 #ArahBaru2019 Retweeted MERDEKA: Kepada yth: @DivHumas_Polri daripada memeriksa dokter ahli saraf Ani Hasibuan dengan tuduhan ujaran kebencian, mendingan periksa IDI yg sdh bikin pernyataan ini.

Halo pak @jokowi kenapa akademisi dilarang bicara ilmunya? Itu bukan kebencian tauk! Ampun deh.!!

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved