Bulan Suci Ramadan
Begini Cara Mengatur Keuangan di Bulan Ramadan Biar Nggak Defisit
Agar tidak ‘boncos’ dengan pengeluaran Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri yang tidak tekendali, diperlukan beberapa pengaturan.
Penulis: |
Menurut Lidwina, buka puasa bersama misalnya bisa diambil dari cost bulanan.
Tapi juga harus dilihat apakah sudah menguras dana bulanan atau belum.
Bukber bisa menyunat habis dana bulanan kita.
Kita harus melihat tidak semua ajakan bukber hadir.
Mudik juga harus dilihat, apakah ada dananya atau tidak.
Karena biasanya saat mudik, tidak hanya transportasi tapi juga harus menyiapkan dana lebih untuk angpao ponakan dan saudara.
"Itu biasanya menyedot banyak pengeluaran,” katanya.
Karena Bulan Ramadan dan Lebaran sudah tiap tahun, seharusnya, tiap keluarga atau individu sudah bisa menerka berapa pengeluarannya.
“Harus jujur pada diri sendiri. Ketika akan mudik, benarkah mampu untuk mudik? Karena tantangannya saat mudik banyak. Dari membeli oleh-oleh, memberi angpau dan lainnya,” tutur perencana keuangan yang biasa disapa Wina ini. (lis)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20171115-ilustrasi-uang_20171115_145931.jpg)