Pilpres 2019

Andi Arief Minta Brimob dan TNI Tidak Tambah Ketegangan: Protes Mereka Harus Dikawal, Bukan Digebuk!

Andi Arief mengingatkan negara untuk mengawal laporan kecurangan yang diungkap BPN Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.

Andi Arief Minta Brimob dan TNI Tidak Tambah Ketegangan: Protes Mereka Harus Dikawal, Bukan Digebuk!
Kompasiana
Andi Arief. 

Andi Arief mengingatkan negara untuk mengawal laporan kecurangan yang diungkap BPN Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019. Dia meminta Brimob dan TNI tidak menambah ketegangan.

WAKIL Sekjen Partai Demokrat Andi Arief optimis bahwa solusi damai untuk hasil Pilpres 2019 masih terbuka lebar.

Menurut Andi Arief, yang terpenting kedua pihak harus adil dalam proses penghitungan suara Pilpres 2019 dan Pileg 2019.

Kedua pihak yang dimaksud berasal dari pihak pasangan 01, Joko Widodo-KH Maruf Amin, dan pasangan 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Hal tersebut diungkapkannya lewat akun twitternya @AndieArief pada Selasa (14/5/2019).

"Solusi damai masih ada. Beri kesempatan BPN gunakan haknya menjelaskan dan membuktikan kecurangan," cuitnya.

Diminta Melakukan Tes DNA Anak, Putri Mayangsari: Bopak Castello Dipengaruhi Teman-temannya

Ini 5 Cara Bersihkan Kaca Rumah, Hindari Gunakan Selang dengan Semprotan Air yang Kencang

Mahfud MD Ulan Tahun Ke-62, Ceritakan Makna Ultah dan Panjatkan Doa Khusus Karya Abu Nawas

BPN adalah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi.

Oleh karenanya, menurut Andi Arief, negara wajib mengawal laporan-laporan kecurangan yang diungkapkan pihak Prabowo-Sandi.

"Rakyat menunggu hasilnya, pasukan Brimob dan TNI jangan membuat ketegangan," imbaunya.

Andi Arief pun meminta negara mengawal mereka yang merasa dicurangi untuk melaporkannya kepada para pihak yang berkepentingan.

Halaman
1234
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved