Jelang Mudik Lebaran 2019, Express Memaksimalkan Bus untuk Disewa saat Mudik

PT Express Transindo Utama Tbk melakukan utilisasi untuk segmen kendaraan besar atau bus untuk penggunaan mudik Lebaran.

thinkstockphotos
Ilustrasi. Penyewaan armada besar untuk kebutuhan mudik sudah rutin dilakukan. Kendati kontribusinya kecil, namun segmen sewa kendaraan ini masih bisa diandalkan pada momentum tertentu. 

Melakukan utilisasi untuk segmen kendaraan besar atau bus untuk penggunaan mudik Lebaran.

Persero terus berupaya lepas dari jerat utang perusahaan, salah satunya adalah dengan melakukan private placement 10 miliar saham baru.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Meski masih terlilit utang, PT Express Transindo Utama Tbk terus mencari cara untuk bisa memperoleh pendapatan.

Satu di antaranya melakukan utilisasi untuk segmen kendaraan besar atau bus untuk penggunaan mudik Lebaran.

Johannes BE Triatmojo, Direktur Utama PT Express Transindo Utama Tbk, mengatakan, penyewaan armada besar miliknya untuk kebutuhan mudik sudah rutin dilakukan.

Mudik Lebaran 2019, Waspada Titik Kemacetan di Gerbang Tol dan Tempat Istirahat

Kendati kontribusinya kecil, namun segmen sewa kendaraan ini masih bisa diandalkan pada momentum tertentu.

"Itu (penyewaan mudik) dari tahun ke tahun sama saja, ya selalu ada. Itu program biasa dari tahun ke tahun," kata Johannes, Senin (6/5/2019).

Kendati tahun lalu bisnis taksi perusahaan ini mengalami penurunan namun segmen sewa kendaraan Express Transindo pada tahun lalu mengalami peningkatan 0,9 persen dari Rp 36,99 miliar menjadi Rp 37,33 miliar.

Fitur Baru Facebook Messenger, Bisa Kirim Pesan ke WhatsApp dan Instagram

Untuk segmen sewa kendaraan, perusahaan ini memiliki Eagle High dengan kapasitas 47 kursi dan 59 kursi.

Ada juga medium bus berkapasitas 25 kursi dan 29 kursi, selain itu juga ada minibus Toyota Hi-Ace dan lainnya.

Namun ia tak merinci berapa jumlah utilisasi armada yang dibidik untuk mudik tahun ini.

Terima THR, Simak Tips Kelola Tunjangan Hari Raya

Sementara itu, persero terus berupaya lepas dari jerat utang perusahaan, salah satunya adalah dengan melakukan private placement 10 miliar saham baru senilai Rp 100 per saham untuk konversi utang obligasi sebesar Rp 1 triliun.

Manajemen pada hari ini meminta restu dari pemegang saham untuk melakukan aksi korporasi tersebut.

Direktur PT Express Transindo Utama Tbk, Megawati Affan, mengatakan, pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar hari ini pemegang saham menyetujui rencana tersebut.

Peluncuran LinkAja! Kembali Molor, Apakah Ada Hambatan?

Hal ini dapat dilakukan usai perusahaan dua kali menggelar RUPSLB yang selalu tidak memenuhi syarat kuorum dari pemegang saham.

"Kami lakukan sesuai dengan hasil RUPS, menyetujui yang sudah kami ajukan. Hari ini kan agendanya sudah ada di koran, berapa ya kuorumnya kalau tidak salah 53,52% kehadiran pemegang saham," katanya.

Ia mengatakan, persetujuan ini untuk melakukan konversi obligasi ke saham.

Jelang Perundingan Dagang dengan China, Trump Ancam Naikan Tarif ke China

Berdasarkan RUPS pada akhir tahun lalu, mayoritas pemegang saham setuju obligasi dikonversikan dengan saham baru tanpa melalui right issue.

Tahap pertama sebanyak 4 miliar saham akan dikonversikan usai RUPSLB ini.

Di luar itu, sisanya 6 miliar saham akan menjadi obligasi konversi dari perubahan sisa Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014.

Pemimpin Korea Utara Saksikan Latihan Militer, Meluncurkan Roket Jarak Jauh

Nantinya Obligasi konversi tersebut dapat ditukar dengan jumlah masksimal 6 miliar saham PT Express Transindo Utama Tbk.

"Iya (konversi obligasi ke saham) itu agendanya sudah ada. Iya (hasilnya) semua itu sesuai dengan agenda. Justru kami ini belum (selesai) jadi mesti satu-satu dulu," katanya.

Biar Tidak Bingung soal Harga Kebutuhan Pokok, Kini Bisa Cek Secara Online

Berita ini sudah diunggah di Kontan.co.id dengan judul Express Transindo (TAXI) cari peluang pendapatan sewa kendaraan untuk mudik dan Pemegang saham akhirnya setujui private placement Express Transido (TAXI)

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved