Pencurian

Lagi, Satu dari Lima Rampok Motor Sadis Bersenjata Api Tewas Ditembak

Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali berhasil mengungkap komplotan pencuri sepeda motor bersenjata api yang kerap beraksi di Tangeran

Lagi, Satu dari Lima Rampok Motor Sadis Bersenjata Api Tewas Ditembak
Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat menggelar jumpa pers Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ungkap kasus curanmor di Polda Metro Jaya, Jumat (3/5/2019). 

SEMANGGI, WARTAKOTALIVE.COM -- Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya kembali berhasil mengungkap komplotan pencuri sepeda motor bersenjata api yang kerap beraksi di Tangerang, pekan lalu.

Dari lima kawanan pelaku yang dibekuk satu pelaku mesti dilumpuhkan dengan senjata api hingga akhirnya tewas.

Sebelumnya Jatanras Polda Metro Jaya juga membekuk tiga orang kawanan perampok motor yang juga bersenjata api saat beraksi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat menggelar jumpa pers Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ungkap kasus curanmor di Polda Metro Jaya, Jumat (3/5/2019).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat menggelar jumpa pers Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ungkap kasus curanmor di Polda Metro Jaya, Jumat (3/5/2019). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Satu dari tiga pelaku yang merupakan otak kawanan ini mesti ditembak polisi karena melakukan perlawanan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menuturkan lima pelaku komplotan pencuri motor sadis yang dibekuk kali ini adalah H (25), JS (20), A (17), HI (17), dan ER (23) alias Edo.

"ER alias Edo ini berperan sebagai pilot atau joki, dan ia yang selalu membawa senjata api rakitan. Dia yang mengawasi saat rekannya beraksi dan siap melepaskan tembakan dengan senjata api rakitannya jika ada yang mengetahui aksi mereka," kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Jumat (3/5/2019).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat menggelar jumpa pers Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ungkap kasus curanmor di Polda Metro Jaya, Jumat (3/5/2019).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono saat menggelar jumpa pers Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ungkap kasus curanmor di Polda Metro Jaya, Jumat (3/5/2019). (Wartakotalive.com/Budi Sam Law Malau)

Karenanya kata Argo saat akan diamankan ER melakukan perlawanan dan hampir melukai petugas.

"Sehingga dilakukan tindakan terukur terhadap ER ini. Ia meninggal dunia saat dilarikan ke RS Polri, Kramatjati," kata Argo.

Menurut Argo dari lima kawanan pelaku ini, dua diantaranya berusia di bawah umur sehingga tidak dihadirkan ke hadapan wartawan.

"Untuk pelaku di bawah umur akan kami proses hukum sesuai UU peradilan anak," kata Argo.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved