Banjir Tangerang

Hamil 8 Bulan, Nuni Hanya Selamatkan Kasur saat Sungai Cisadane Meluap

Meluapnya sungai Cisadane membuat warga Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, yang sedang tertidur segera bangun menyelematkan barangnya

Hamil 8 Bulan, Nuni Hanya Selamatkan Kasur saat Sungai Cisadane Meluap
Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan
Suasana paska banjir dari luapan sungai Cisadane di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Meluapnya sungai Cisadane membuat warga Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Tangerang Selatan, yang sedang tertidur segera bangun menyelematkan barangnya.

Naiknya air Sungai Cisadane ke rumah warga mulai diketahui mulai pukul 00.00 WIB, Jumat (26/4/2019) dini hari.

Nuni (36), seorang wanita yang tengah mengandung delapan bulan saat itu tengah tertidur pulas, matanya yang terpejam segera terbuka ketika mendengar warga yang berteriak banjir.

Suasana paska banjir dari luapan sungai Cisadane di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019).
Suasana paska banjir dari luapan sungai Cisadane di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019). (Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan)

"Pada berisik, teriak banjir banjir. Saya yang lagi tidur langsung bangun," ucap Nuni saat ditemui Warta Kota.

Ketika menceritakan pengalamannya, Nuni hanya mengenakan daster sambil mengipasi putranya yang tertidur di sofa di depan rumahnya.

"Waktu malam saya sama suami hanya selamatin kasur dan anak saja," katanya.

Nuni dan keluarga kemudian menyelamatkan diri ke rumah saudaranya yang tidak jauh dari rumahnya. Mereka segera mengungsi ke lantai dua rumah saudaranya itu.

Luapan Sungai Cisadane malam itu merendam perumahan warga sekira 1,5 meter. Barang-barang elektronik yang tidak sempat diselamatkan harus direlakan rusak.

"Rusak semua, tv, kulkas saya hanyut. Karena arusnya kenceng. Untung kita selamatin diri pas masih cetek airnya," ujar Nuni.

Suasana paska banjir dari luapan sungai Cisadane di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019).
Suasana paska banjir dari luapan sungai Cisadane di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019). (Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan)

Air mulai surut sepenuhnya sekira pukul 06.00 WIB, warga akhirnya memberanikan diri kembali ke rumahnya masing-masing.

Lumpur sisa luapan Sungai Cisadane masuk ke dalam rumah-rumah warga dengan jumlah mencapai 135 kepala keluarga.

Saat ini mereka tengah mengeringkan perabotannya yang terendam air. Berbagai barang dikeluarkan dari masing-masing rumah untuk dibersihkan dari lumpur.

Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan, Wahyunoto Lukman mengatakan, keperluan warga yang paling mendesak saat ini adalah makanan, pakaian, dan air bersih.

Pihaknya kini tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

"Dapur umum sudah datang, kita juga sudah siapkan pakaian layak pakai," jelas Wahyunoto.

Suasana paska banjir dari luapan sungai Cisadane di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019).
Suasana paska banjir dari luapan sungai Cisadane di Perumahan Pesona Serpong, Kademangan, Setu, Kota Tangerang Selatan, Jumat (26/4/2019). (Wartakotalive.com/Zaki Ari Setiawan)

Satu unit mobil tangki air bersih juga sudah terlihat berada di lokasi. Warga yang membutuhkan air bersih bergegas menyodorkan galon dan ember.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP juga sudah terjun ke lokasi untuk membersihkan fasilitas-fasilitas umum yang terdampak banjir dari luapan Sungai Cisadane.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved