Pembunuhan Berencana

Gara-gara Saling Ejek di Media Sosial, Kelompok Pemuda Tanggung Tikam Lawannya hingga Tewas

Pertikaian yang melibatkan belasan pemuda tanggung kembali memakan korban jiwa di Kota Tangerang Selatan.

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Zaki Ari Setiawan

TANGERANG, WARTAKOTALIVE.COM - Pertikaian yang melibatkan belasan pemuda tanggung kembali memakan korban jiwa di Kota Tangerang Selatan.

Kali ini, Steven Saulus (22) menjadi korban kebengisan kelompok yang disebut sebagai Kelompok Gang Salak.

Dari penuturan Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho, insiden itu terjadi di Jalan Bukit Raya depan Rumah Makan Barcelona, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, pada 19 April 2019 lalu.

"Kita mendapati sesosok jenazah dengan berpakaian lengkap yang bersimbah darah. Pada saat kami olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), puluhan luka sayat luka tusuk terdapat pada jenazah tersebut," kata Alexander di Mapolres Tangerang Selatan, Selasa (23/4/2019).

Jasad Steven itu kemudian dilarikan ke RS Fatmawati untuk menjalani visum et repertum. Hasil dari visum menyatakan bahwan Steven mendapat 33 luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan atas kematian Steven. Dari hasil penyelidikan, 14 pemuda dari Kelompok Gang Salak dinyatakan sebagai pelaku pembunuhan tersebut.

Dari 14 tersangka, tujuh di antaranya berhasil diamankan yakni BTG (16), FJR (17), RDW (17), Tedy Akbar (19), Rustanto (21), Farhan Habibullah (20), dan Dimas Febrianto (19). Sedangkan sisanya masuk ke dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Seluruh tersangka tinggal di wilayah yang sama yaitu Gang Salak, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan.

Polisi juga mengamankan tujuh buah celurit dan enam buah celurit yang tidak memiliki gagang. Barang bukti itu diduga sebagai alat yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban.

Halaman
12
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved