Rabu, 15 April 2026

Ujian Nasional Berbasis Komputer

UNBK Damaikan Dua Sekolah yang Sering Tawuran Ini

UJIAN Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ternyata dapat menjadi ajang silaturahmi bagi beberapa sekolah.

Penulis: Zaki Ari Setiawan |
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Suasana SMA Triguna Utama, Ciputat, Tangerang Selatan pada hari pertama UNBK 2019, Senin (1/4/2019). 

Selasa 16 April 2019

Sesi-1 07.30 - 09.30: Bahasa Inggris
Sesi-2 10.30 - 12.30: Satu mata pelajaran jurusan yang diujikan

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang disebut juga Computer Based Test (CBT), adalah sistem pelaksanaan ujian nasional menggunakan komputer sebagai media ujiannya.

Dalam pelaksanaannya, UNBK berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang selama ini sudah berjalan.

Penyelenggaraan UNBK pertama kali dilaksanakan pada 2014 secara online, dan terbatas di SMP Indonesia Singapura dan SMP Indonesia Kuala Lumpur (SIKL).

Wanita Terduga Teroris yang Bunuh Diri Minum Pembersih Lantai Ternyata Juga Penyebar Hoaks

Hasil penyelenggaraan UNBK pada kedua sekolah tersebut cukup menggembirakan dan semakin mendorong untuk meningkatkan literasi siswa terhadap TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Selanjutnya secara bertahap pada tahun 2015, dilaksanakan rintisan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 556 sekolah yang terdiri dari 42 SMP/MTs, 135 SMA/MA, dan 379 SMK di 29 Provinsi dan Luar Negeri.

Pada tahun 2016 dilaksanakan UNBK dengan mengikutsertakan sebanyak 4382 sekolah yang tediri dari 984 SMP/MTs, 1298 SMA/MA, dan 2100 SMK.

Tanggapi Survei Litbang Kompas, Andi Arief Sebut PSI Penebar Kebencian dan Ketegangan Beragama

Jumlah sekolah yang mengikuti UNBK tahun 2017 melonjak tajam menjadi 30.577 sekolah yang terdiri dari 11.096 SMP/MTs, 9.652 SMA/MA dan 9.829 SMK.

Meningkatnya jumlah sekolah UNBK pada tahun 2017 ini seiring dengan kebijakan resources sharing yang dikeluarkan oleh Kemendikbud, yaitu memperkenankan sekolah yang sarana komputernya masih terbatas, melaksanakan UNBK di sekolah lain yang sarana komputernya sudah memadai.

Penyelenggaraan UNBK saat ini menggunakan sistem semi-online, yaitu soal dikirim dari server pusat secara online melalui jaringan (sinkronisasi) ke server lokal (sekolah), kemudian ujian siswa dilayani oleh server lokal (sekolah) secara offline.

Wiranto Wacanakan Penyebar Hoaks Bisa Dijerat Pakai Undang-undang Terorisme, Ini Alasannya

Selanjutnya, hasil ujian dikirim kembali dari server lokal (sekolah) ke server pusat secara online (upload).

Persyaratan UNBK:

Menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:

Server

Sumber: WartaKota
Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved