Pohon Tumbang
Endah Sudah Feeling Korban yang Tewas Tertimpa Pohon adalah Kakaknya
Tangis Endah (28) tak henti-hentinya saat menyalami pelayat atas kematian kakaknya, Ade Susy Hartanti (38), koki rumah makan Pondok Ikan Gurame.
Tangis Endah (28) tak henti-hentinya saat menyalami pelayat yang datang untuk menyampaikan bela sungkawa atas kematian kakaknya, Ade Susy Hartanti (38).
Kakaknya, koki rumah makan Pondok Ikan Gurame di Sukmajaya, Kota Depok, tewas akibat tertimpa pohon beringin, Senin (1/4/2019) sore.
Sambil menggendong anaknya yang masih kecil, Endah tampak merasa amat terpukul akibat kepergian sang kakak.
Air matanya terus bercucuran, meski telah berusaha ditenangkan oleh tetangga dan kerabatnya.
"Kaget banget, saya enggak nyangka sama sekali," ucap Endah kepada Warta Kota saat ditemui di rumah korban, Jalan Raya KSU, Sukmajaya, Senin petang.
Saat itu, puluhan pelayat yang terdiri dari kerabat dan tetangga memadati rumah Susy yang sederhana. Lantunan doa-doa terdengar bersahut-sahutan dengan suara tangis para kerabat dan keluarga.
• Pohon Beringin Lapuk Timpa Koki Susy Hingga Tewas Saat Bakar Ikan di Depok
Dengan terbata-bata, Endah menuturkan, sekitar pukul 15.00 WIB, seorang karyawan RM Pondok Ikan Gurame tiba-tiba datang ke rumah menemuinya.
Karyawan itu menyampaikan kabar, ada seorang juru masak perempuan yang tertimpa pohon dan belum dapat dievakuasi.
Mendengar kabar itu, sontak Endah kaget. Dia terhenyak dan tak mampu berkata-kata dalam beberapa detik. Dia lalu sadar.
Sepengetahuannya, hanya ada satu koki perempuan di RM Pondok Ikan Gurame, dan perempuan itu adalah kakak kandungnya, Ade Susy Hartanti.
"Enggak dikasih tahu siapa nama perempuannya yang ketimpa pohon, tapi saya juga udah feeling, koki perempuan di situ cuma kakak saya doang," katanya.
Mendengar kabar itu, Endah pun langsung bergegas ke lokasi kejadian bersama seorang saudarinya. Karena letak rumah dan restoran tidak jauh, dalam satu menit dia sudah tiba.
Dia dan kakaknya langsung menjerit begitu melihat sang kakak terbujur kaku dan tak berdaya.
"Pas saya ke sana baru bisa dievakuasi, pas Damkar dateng," bilang Endah sambil terus menangis.
Dia menyampaikan, saat kejadian, Taufik (40), suami Susy, sedang mengojek. Begitu mendengar kejadian itu, dia langsung menghubungi Taufik agar segera pulang.
Bersama-sama, mereka pun menuju Rumah Sakit HGA, untuk mengurus jenazah Susy. Tak lama kemudian, jasadnya dibawa ke rumah duka. Menurut rencana, jasad korban akan dimakamkan esok hari.
Dikatakan Endah, kakaknya sudah lebih dari 10 tahun bekerja sebagai koki di RM Pondok Ikan Gurame. Susy pergi meninggalkan suami dan dua anaknya yang masih kecil-kecil.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/dapur-pondok-ikan-gurame.jpg)