Tokoh Dunia
10 Tokoh Sejarah yang Digambarkan secara Salah Kaprah
Kesalahan penggambaran tokoh itu sudah umum sekali sehingga orang tidak menganggapnya sebagai kesalahan.
Namun, Antonio Meucci tidak mampu mengajukan hak paten, sehingga hingga Graham Bell mencuri penemuannya tepat di bawah hidungnya.
7. Pontius Pilatus
Pilatus biasanya digambarkan sebagai penguasa yang bergembira ketika terjadi penyaliban Yesus Kristus, tetapi ini hanya mitos.
Pilatus tentu saja penguasa yang keras.
Beberapa sejarawan justru berpendapat bahwa Pilatus enggan menyalib Yesus karena percaya dia tidak bersalah.
8. Vincent Van Gogh
Pelukis 'Starry Night' yang terkenal karena karena karya-karyanya yang menyajikan kepribadiannya 'yang tersiksa', di luar lukisannya cerah-cerahnya.
Van Gogh menderita depresi dan hidup dalam kemiskinan. Seniman yang tidak dikenal dan tidak dicintai pada masanya.
Meskipun Van Gogh memiliki lebih dari 2.000 lukisan yang sekarang dijual seharga jutaan dolar, dia hanya menjual satu lukisan seumur hidupnya.
• Seram, Ketika Vincent Van Gogh Berikan Potongan Kuping ke Anak Petani, Sebelum Bunuh Diri
9. Konfusius
Konfusius biasanya dianggap sebagai tokoh agama.
Tetapi, pendiri filsafat China tentang konfusianisme, Konfusius sebenarnya tidak ada hubungannya dengan agama.
Tradisi Konfusianisme didasarkan pada kepercayaan dan moral khas Tiongkok: keluarga, penghormatan terhadap orang tua, dan hak-hak orang lain.
Sementara banyak orang mengasosiasikan moral ini dengan agama, konfusianisme dikenal sebagai filsafat, tidak ada dewa yang terlibat.
Konfusius hanyalah guru dan politisi yang diakui oleh pemerintah China karena prinsip-prinsipnya.
10. Christopher Columbus
Beberapa tahun terakhir, berbagai kelompok aktivis telah menjelaskan fakta bahwa Christopher Columbus sebagai penemu Amerika tidak harus dirayakan.
Christopher Columbus adalah penjelajah ulung, kerap melintasi laut pada tahun 1400-an.
Dia sedang mencari Asia Selatan ketika menemukan tanah luas yang sekarang kenal sebagai Amerika Utara pada tahun 1496.
Penjelajah itu dikreditkan menemukan Amerika yang diyakini penjelajah Eropa telah menjelajahi Kanada beberapa ratus tahun lalu.
Kenyataannya, Columbus sebenarnya tidak pernah menginjakkan kaki di tempat yang sekarang menjadi Amerika Utara.
Columbus ikut serta dalam perbudakan dan penganiayaan suku-suku asli Amerika di Karibia.
Dia juga berkontribusi besar dalam menghancurkan populasi penduduk asli. (Reader's Digest)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/buddha-tertawa22.jpg)