Kamis, 14 Mei 2026

Tokoh Dunia

10 Tokoh Sejarah yang Digambarkan secara Salah Kaprah

Kesalahan penggambaran tokoh itu sudah umum sekali sehingga orang tidak menganggapnya sebagai kesalahan.

Tayang:
ThoughtCo
Ilustrasi Buddha Tertawa 

Tidak semua tokoh sejarah yang mendunia digambarkan dalam keadaan yang sebenarnya.

Bahkan, ada tokoh sejarah yang salah kaprah.

Artinya,  kesalahan penggambaran tokoh itu sudah umum sekali sehingga orang tidak menganggapnya sebagai kesalahan.

Berikut tokoh sejarah yang digambarkan salah kaprah:

1. Buddha

Patung Buddha Tertawa
Patung Buddha Tertawa (Antique Buddha Statues)

Anda mungkin kerap melihat patung Buddha yang gemuk dan tersenyum di restoran, toko barang antik, atau taman-taman di China.

Tetapi apakah Anda tahu bahwa lelaki kecil itu sebenarnya bukan Buddha yang 'asli'?

Sebenarnya itu adalah Budai, 'Buddha Tertawa.' Budai merupakan reinkarnasi dari Buddha 'asli', Siddhartha Gautama.

Buddha 'asli' sebenarnya kurus, karena dalam tradisi Buddha, begitu menjadi 'tercerahkan,' Anda tidak lagi mendambakan kesenangan dunia.

Siddhartha Gautama menghabiskan separuh hidupnya dalam kekayaan.

Setengah lagi dalam kehidupannya, dia jalani dalam kemiskinan untuk menemukan keseimbangan yang ideal.

Filsafatnya menjadi agama Buddha modern.

Apakah 10 Tokoh Sejarah Terkenal ini Sosoknya Benar-benar Ada?

2. Pocahontas

Pocahontas
Pocahontas (The Atlantic)

Berkat Disney, Pocahontas menjadi tokoh sejarah paling disalahpahami di dunia.

Dia dilahirkan pada tahun 1596 dengan nama Ammonite. Dia juga memiliki nama yang lebih pribadi Matoaka.

Nama Pocahontas sebenarnya adalah nama panggilannya.

Ketika orang-orang Eropa datang untuk menjajah tanah Powhatan, Pocahontas tidak menolak ketika keluarganya bergabung dalam perang salib Eropa.

Dia sesekali membawa makanan ke pemukiman untuk meredakan ketegangan antara kedua kelompok tersebut.

Kemudian, dia dipenjara oleh orang Eropa dan memeluk Kristen.

Berlawanan dengan kepercayaan umum, Pocahontas tidak menikah dengan John Smith.

Pocahontas justru menikah dengan petani tembakau bernama John Rolfe.

Dia meninggal pada 1617 karena menderita sakit.

Selama hidupnya, Pocahontas berperan penting dalam upaya menciptakan perdamaian antara orang-orang Powhatan dan orang-orang Eropa.

Saudara Sekandung Terkenal yang Mengubah Sejarah, Mulai dari Raja Inggris sampai Pemain Tenis

3. Che Guevara

Ilustrasi Che Guevara
Ilustrasi Che Guevara (SlideShare)

Revolusioner Marxis karismatik ini membantu menggulingkan pemerintah Kuba bersama Castro bersaudara.

Che Guevara dinilai oleh beberapa orang sebagai inspirasional dan tidak dapat ditolerir.

Namun, sementara kebanyakan orang sadar akan pemberontakan dan hasratnya terhadap budaya tandingan.

Di balik itu, Che Guevara juga dianggap algojo kejam.

Dia mengawasi eksekusi ratusan pria di Kuba selama masa-masa awal pemerintahan Fidel Castro.

4. Oliver Cromwell

Oliver Cromwell
Oliver Cromwell (The Times)

Oliver Cromwell adalah 'Lord Protector' dari Persemakmuran Inggris, Skotlandia, dan Irlandia pada pertengahan 1600-an.

Pada 1653, dia menyatakan bahwa parlemen korup dan menyingkirkan mereka secara paksa.

Berkat tindakannya itu, dia dianggap sebagai pahlawan.

Tetapi yang tidak diketahui banyak orang, Oliver Cromwell sebenarnya terlibat dalam pembantaian di Irlandia.

Dia membantai orang-orang Irlandia untuk membantu Inggris menguasai negara tersebut.

Jadi, sementara banyak yang melihatnya sebagai pahlawan karena menghancurkan parlemen yang korup. Padahal, dia sendiri adalah koruptor.

Nasdem Sebut Penyelamatan Duit Negara dari Koruptor di Masa Jokowi Sangat Besar

5. Cleopatra

Cleopatra
Cleopatra (HeritageDaily)

Cleopatra dikenal luas karena kecantikan dan daya tarik seksnya.

Namun, dia adalah Firaun terakhir Mesir kuno.

Dia mulai memerintah bersama ayahnya, tetapi kemudian menjadi penguasa tunggal dari seluruh kekaisaran!

Itu bukan prestasi sederhana.

Kebanyakan orang mengecilkan dirinya karena penampilannya, terutama karena hubungannya dengan Caesar dan Mark Antony, terlepas dari pemerintahannya yang kuat.

Mau Kulit Halus seperti Ratu Mesir Cleopatra? Pilih Sabun Mandi Mengandung Susu Kambing

6. Alexander Graham Bell

Alexander Graham Bell
Alexander Graham Bell (The New York Times)

Alexander Graham Bell diakui sebagai penemu telepon.

Padahal, penemu telepon sebenarnya adalah orang Italia yang tinggal di New York, Amerika Serikat, bernama Antonio Meucci.

Antonio Meucci menemukan telepon lima tahun sebelum Graham Bell.

Namun, Antonio Meucci tidak mampu mengajukan hak paten, sehingga hingga Graham Bell mencuri penemuannya tepat di bawah hidungnya.

7. Pontius Pilatus

Pontius Pilate
Pontius Pilatus (The Australian)

Pilatus biasanya digambarkan sebagai penguasa yang bergembira ketika terjadi penyaliban Yesus Kristus, tetapi ini hanya mitos.

Pilatus tentu saja penguasa yang keras.

Beberapa sejarawan justru berpendapat bahwa Pilatus enggan menyalib Yesus karena percaya dia tidak bersalah.

8. Vincent Van Gogh

Vincent Van Gogh
Vincent Van Gogh (The Vintage News)

Pelukis 'Starry Night' yang  terkenal karena karena karya-karyanya yang menyajikan kepribadiannya 'yang tersiksa', di luar lukisannya cerah-cerahnya.

Van Gogh menderita depresi dan hidup dalam kemiskinan.  Seniman yang tidak dikenal dan tidak dicintai pada masanya.

Meskipun Van Gogh memiliki lebih dari 2.000 lukisan yang sekarang dijual seharga jutaan dolar, dia hanya menjual satu lukisan seumur hidupnya.

Seram, Ketika Vincent Van Gogh Berikan Potongan Kuping ke Anak Petani, Sebelum Bunuh Diri

9. Konfusius

Confusius
Confusius (Famous Biographies)

Konfusius biasanya dianggap sebagai tokoh agama.

Tetapi, pendiri filsafat China tentang konfusianisme, Konfusius sebenarnya tidak ada hubungannya dengan agama.

Tradisi Konfusianisme didasarkan pada kepercayaan dan moral khas Tiongkok: keluarga, penghormatan terhadap orang tua, dan hak-hak orang lain.

Sementara banyak orang mengasosiasikan moral ini dengan agama, konfusianisme dikenal sebagai filsafat, tidak ada dewa yang terlibat.

Konfusius hanyalah guru dan politisi yang diakui oleh pemerintah China karena prinsip-prinsipnya.

10. Christopher Columbus

Christopher Columbus
Christopher Columbus (Washington Examiner)

Beberapa tahun terakhir, berbagai kelompok aktivis telah menjelaskan fakta bahwa Christopher Columbus sebagai penemu Amerika tidak harus dirayakan.

Christopher Columbus adalah penjelajah ulung, kerap melintasi laut pada tahun 1400-an.

Dia sedang mencari Asia Selatan ketika menemukan tanah luas yang sekarang kenal sebagai Amerika Utara pada tahun 1496.

Penjelajah itu dikreditkan menemukan Amerika yang diyakini penjelajah Eropa telah menjelajahi Kanada beberapa ratus tahun lalu.

Kenyataannya, Columbus sebenarnya tidak pernah menginjakkan kaki di tempat yang sekarang menjadi Amerika Utara.

Columbus ikut serta dalam perbudakan dan penganiayaan suku-suku asli Amerika di Karibia.

Dia juga berkontribusi besar dalam menghancurkan populasi penduduk asli. (Reader's Digest)

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved