Penembakan di Selandia Baru

Pengakuan Brenton Tarrant Ngaku Bahagia Berondong Tembakan dan Siaran Live Facebook

Pengakuan pelaku penembakan brutal di dua masjid di Christchurch, Brenton Tarrant bahagia tembak mati umat muslim dengan. live streaming di Facebook.

ISTIMEWA
Brenton Tarrant (28), pria asal Australia yang disebut sebagai pelaku penembakan brutal di dua masjid di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019). 

Pria berusia 28 tahun itu teridentifikasi di nama akun twitternya bernama Brenton Tarrant dari Australia.

Brenton Tarrant ternyata menggunggah 73 postuingan di dalam manifesto keji di online, dan Brenton Tarrant itu menyebut dirinya sebagai "hanya orang kulit putih biasa".

LIVE STREAMING TV One: Mahfud MD Jelaskan Kasus Romahurmuziy Ditangkap KPK

Tercatat Brenton Tarrant dilahirkan pekerja biasa dengan keluarga yang berekonomi miskin.

Kehidupan Brenton Tarrant yang miskin itu yang memutuskan untuk mengambil sikap memastikan masa depan bagi rakyat, seperti dikatakan di salah satu postingan Brenton Tarrant di twitter.

Diketahui, polisi anti-terorisme NSW kini sedang menyelidiki pria tersebut yang berasal dari Grafton Australia.

Brenton Tarrant diketahuui melakukan serangan untuk secara langsung untuk mengurangi tingkat imigrasi ke tanah-tanah Eropa.

Polisi di Christchurch melakukan pengamanan di lokasi penembakan brutal di masjid (Mark Baker/Associated Press)

Perdana Menteri Australia Scott Morrison membenarkan bahwa seseorang yang ditahan adalah warga negara Australia, yakni Brenton Tarrant.

Brenton Tarrant kini disebut sebagai teroris ekstremis dan kejam.

Postingan foto di akun Twitter Brenton Tarrant menunjukkan seorang korban serangan teror Bastille Day 2016 di Nice.

Halaman
1234
Penulis: Panji Baskhara
Editor: Panji Baskhara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved