Rabu, 8 April 2026

Ada 15 Juta Orang Kapok Menggunakan Facebook

Kebocoran data, berisikan kampanye hitam, dan hoax membuat 15 juta orang kapok menggunakan Facebook.

Surya Malang
Ilustrasi Facebook. 

Kebocoran data, berisikan kampanye hitam, dan hoax membuat 15 juta orang kapok menggunakan Facebook.

WARTA KOTA, PALMERAH--- Sejak 2017, sudah ada 15 juta orang dari Amerika Serikat kapok menggunakan Facebook.

Belasan juta orang itu menghentikan menggunakan Facebook diungkap oleh firma riset pasar, Edison Research, dalam studi terbarunya tentang jumlah pengguna Facebook di AS.

Pada studi tersebut, metodologi yang dilakukan oleh Edison Research adalah dengan memberikan sejumlah pertanyaan kepada 1.500 orang penduduk AS yang ditelepon secara acak.

Penjualan Xpander Tembus 100.000 Unit Dalam Waktu 18 Bulan

Pertanyaannya sendiri mencakup topik intensitas penggunaan sosial media, termasuk Facebook, dari layanan hingga aplikasi.

Hasil survei tersebut kemudian diekstrapolasi dengan jumlah populasi AS.

Berdasarkan hasil riset, mayoritas pengguna yang meninggalkan jejaring sosial Faceook berasal dari demografi pengguna muda berumur 12 tahun hingga 34 tahun.

Masalah keamanan dan privasi yang kerap melanda Facebook, seperti data pengguna yang bocor.

Penyebab utama itu membuat belasan juta orang berhenti menggunakan Facebook.

Total Investor Pasar Modal Mencapai 2,1 Juta Investor

Alasan lain bisa jadi berasal dari konten-konten Facebook yang tidak lagi sehat dan penuh akan iklan, kampanye hitam, dan hoax.

Sebagian besar dari para pengguna muda mungkin lebih memilih beralih ke Instagram lantaran lebih "aman" dari segi privasi dan konten-konten mengganggu seperti dikutip The Verge yang dilansir Info Komputer.

Artinya, meski jumlah pengguna basis AS diperkirakan turun, Facebook agaknya tak begitu dirugikan.

Lantaran mayoritas pengguna dari demografi tersebut hanya beralih ke jejaring sosial Instagram, yang notabene juga milik Facebook.

Penjelasan Pegadaian soal Membuka Kembali Layanan Gadai Saham

Selain itu, riset tersebut juga memperkirakan bahwa ada peningkatan basis pengguna dengan umur 55 tahun ke atas.

Namun, tidak disebutkan jumlahnya berapa.

Sumber: Info Komputer
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved