Andi Arief Ditangkap

Mengapa Hasil Tes Urine Andi Arief di RSKO Negatif Narkoba? Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit

Saat diamankan pada Minggu (3/3/2019) lalu, Andi Arief langsung dilakukan pemeriksan urine oleh kepolisian.

Mengapa Hasil Tes Urine Andi Arief di RSKO Negatif Narkoba? Ini Penjelasan Pihak Rumah Sakit
Warta Kota/Rangga Baskoro
Konferensi pers pihak RSKO terkait kasus Andi Arief, Senin (11/3/2019). 

"Saudara AA dikategorikan sebagai pengguna, terhadap kasus ini tidak dilanjutkan ke penyidikan, sehingga direkomendasikan assessment dengan pedoman surat edaran Nomor 01/II/2018/Bareskrim tentang Petunjuk Rehabilitasi Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika," paparnya.

Begini Kronologi Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines ET-302, Total 157 Penumpang dan Awak Tewas

Alhasil, kasus Andi Arief dihentikan.

"Terhadap tersangka pengguna narkotika yang tertangkap tangan menggunakan narkoba, urine positif, sedangkan tidak ada barbuk di tersangka, maka tidak dilakukan penyidikan, namun dilakukan interogasi. Maka terhadap Saudara AA tidak dilakukan penahanan karena tidak dilanjutkan ke penyidikan," jelas Iqbal.

Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Intansi Pemerintah BNN Riza Sarasvita mengungkapkan hal yang sama.

Perempuan WNI yang Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Ethiopian Airlines Tinggal di Roma Italia

Rekomendasi rehabilitasi memang diharapkan oleh BNN kepada para pecandu narkoba, termasuk Andi Arief.

"Kami sangat mengapresiasi langkah dari Kepolisian Republik Indonesia ini, bahwa tidak ada barang bukti dan hasil urinenya positif, memang bisa langsung dilakukan assessment," katanya.

"Karena itulah yang kami harapkan. Dan kami juga mengharapkan tidak saja pada public figure, tetapi terhadap masyarakat secara umum. Sehingga, apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi kepadatan lapas dan rutan itu bisa benar-benar di wujudkan," tutur Riza.

Pengamat Minta Pesawat Boeing 737 MAX 8 Dilarang Terbang, Kementerian Perhubungan Bilang Begini

Hasil assessment Andi Arief menunjukan bahwa ada gejala ketergantungan terhadapnya, sehingga diperlukan proses rehabilitasi secara berkala.

"Mengenai hasil, sudah disampaikan memang dari hasil assessment kami melihat bahwa Saudara AA perlu dilakukan rehabilitasi medis, untuk observasi lebih lanjut atas kemungkinan adanya gejala putus zat," bebernya.

"Artinya kalau sudah menggunakan, biasa kalau berhenti secara tiba-tiba biasanya ada muncul beberapa gejala-gejala klinis," sambungnya.

WNI Korban Tewas Kecelakaan Pesawat Ethiopian Airlines ET-302 Bernama Harina Hafitz

Halaman
1234
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved