Kereta Anjlok di Bogor
Kereta Anjlok di Bogor Berhasil Dievakuasi, KRL Beroperasi Hingga Stasiun Bogor Mulai Pukul 05.00
Kereta anjlok di Bogor berhasil dievakuasi, KRL mulai beroperasi hingga Stasiun Bogor mulai pukul 05.00 WIB.
Penulis: PanjiBaskhara | Editor: PanjiBaskhara
"Sehubungan dengan perubahan pola operasi ini, tentunya akan terjadi kepadatan dan antrian KRL pada lintas Bogor," ungkapnya.
Terkait hal tersebut PT KCI menghimbau para pengguna agar menyesuaikan waktu dan stasiun pemberangkatan yang akan dituju.
PT KCI imbau bagi para pengguna yang tetap akan menggunakan jasa layanan KRL untuk dapat memperhatikan keselamatan dengan tidak memaksakan diri naik ke KRL yang sudah penuh.
Serta selalu memperhatikan himbauan dan informasi dari petugas.
"Guna mengikuti informasi terkini para pengguna jasa dapat mengunjungi website resmi PT KCI www.krl.co.id dan akun media sosial Twitter @CommuterLine dan Facebook Fan Page Info Commuterline," tutup Eva.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau kereta anjlok di Bogor
Menteri Perhubungan (Menhub) RI Budi Karya Sumadi meninjau kereta anjlok di Bogor.
Diketahui, Budi Karya Sumadi meninjau kereta anjlok di Bogor yakni kereta commuterline lintas Jakarta Kota-Bogor di pintu perlintasan Kebon Pedes, Tanah Sareal, Kota Bogor, Minggu (10/3/2019).
Saat Budi Karya Sumadi meninjau kereta anjlok di Bogor, ditekankannya agar di proses evakuasi segera selesai.
"Proses evakuasi terhadap gerbong akan kami lakukan segera. Malam ini akan bekerja untuk evakuasi gerbong ditarik dan memperbaiki jalur. Kami harapkan malam ini selesai dan besok sudah beroperasi kembali," kata Budi, di lokasi tersebut.

Terkait alat untuk evakuasi, lanjut Budi, saat ini telah dalam perjalanan dari Bandung. Sehingga proses evakuasi akan berjalan lancar.
Dilaporkan bahwa Pukul 12.27 WIB, crane untuk mengevakuasi gerbong kereta telah diberangkatkan dari Stasiun Bandung.
“Saya meminta maaf atas kejadian ini. Namun demikian, kami informasikan bahwa pelayanan KRL dari Jatinegara sampai stasiun Cilebut masih ada,” jelas Budi.
Oleh karen itu, lanjutnya, masih memungkinkan untuk masyarakat yang hendak menuju ke Bogor, menggunakan KRL sampai Cilebut atau sebaliknya.

Usai dari lokasi kejadian, Menhub melanjutkan kunjungannya ke RS Salak untuk menemui para penumpang yang mengalami luka-luka.