Jepang Bikin Alat Deteksi Calon Pengutil di Toko, Terinsipirasi Fim Tom Cruise

Perusahaan rintisan asal Jepang membuat teknologi Veek Eye untuk mendeteksi calon pengutil di toko.

Jepang Bikin Alat Deteksi Calon Pengutil di Toko, Terinsipirasi Fim Tom Cruise
TribunnewsBogor.com
Ilustrasi pengutil. 

Pasalnya Tanaka telah bertemu dengan beberapa toko swalayan dan distributor toko obat terbesar di Jepang yang ingin berinvestasi melalui perangkat lunak tersebut.

Apalagi pelaku pengutil merugikan industri ritel secara global senilai 34 miliar dolar AS atau Rp 4.811 triliun pada tahun 2017.

Ketua Perhimpunan Bank Milik Negara Memastikan LinkAja Dirilis 13 April 2019

Sehingga diperkirakan permintaan alat ini bisa diminati oleh industri ritel.

Saat ini, Vaak Eye sudah diuji di belasan toko di Tokyo, dan versi perangkat lunak yang siap dipasarkan baru saja dirilis bulan ini.

Perusahaan ini menargetkan 100.000 toko di seluruh Jepang terpasang Vaak Eye dalam waktu tiga tahun.

Kisah pengutil

Kim Farry (54) memiliki segala yang menjadi impian banyak wanita di dunia. Dia memiliki rangkaian koleksi busana mewah nan mahal. Lalu, dia juga memiliki banyak dana untuk melakukan berbagai jenis operasi plastik.

Hidup dalam gelimang harta dan menjalani gaya hidup papan atas, telah menjadi keseharian Farry selama 45 tahun.

Sebab, profesi Kim Farry sebagai seorang pengutil “sukses” membawanya menjadi seorang wanita kaya raya.

Cermat Melihat Aneka Diskon Jasa Layanan Ojek Online, Jangan Salahkan Aplikasinya

Ibu enam anak ini memiliki penghasilan mencapai 2 juta poundsterling atau setara sekitar Rp 41,7 miliar dari kiprahnya menjalani pekerjaan sebagai pengutil.

Halaman
1234
Penulis: Aloysius Sunu D
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved