Kuliner
Mengapa Kaum Milenial Jatuh Cinta pada Spageti Alias Pasta dari Italia Ini?
"Banyak antrean saat jam makan siang, kami tidak pernah membayangkan bahwa ini bakal terjadi."
Hidangan pasta seperti spageti penuh zat karbohidrat. Tapi, kaum muda tidak peduli, mereka menyantap makanan Italia ini lahap dan menikmatinya.
Mengapa orang muda jatuh cinta dengan sajian pasta.
Bahkan, mereka rela antre demi mendapatkan sepiring pasta spageti.
Apakah kebangkitan menyukai spageti ini disebabkan karena ramainya media sosial Instagram yang menunjukan hidangan ini?
Sebelumnya, pasta dari Italia diakui kalah populer dengan hidangan lainnya.
Namun, kali ini, hidangan berbahan pasta menjadi juara dan unjuk gigi lagi.
Apalagi, dalam 20-30 tahun terakhir ini, banyak orang yang menolak tepung dalam pola makannya. Pasta ini dominan berbahan tepung.
• Tol Cijago Menjadi Jalur Surga Wisata Kuliner dan Dunia Pendidikan di Kota Depok
Seperti penjualan pasta di salah satu restoran di Borough Market, London, Inggris, banyak profesional muda yang keluar masuk saat jam makan.
Mereka antre demi ingin menyantap seporsi pasta.
Tim Siadatan, koki dan pemilik restoran, tidak mengetahui mengapa restoran yang baru dibuka tahun 2016 itu banyak yang antre untuk sepiring pappardelle.
"Ini benar-benar tidak terlintas di benak saya," katanya.
"Banyak antrean saat jam makan siang, kami tidak pernah membayangkan bahwa ini bakal terjadi," ucap Tim Siadatan.
Menurutnya, hampir 500 pelanggan keluar masuk restoran pasta tersebut.
Para pelanggan memilih menu hidangan pasta segar yang sangat populer seperti pici cacio e pepe.
Hidangan tersebut berulang-ulang muncul dalam media sosial Instagram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pasta1.jpg)