Keluarga Sayangkan Pemberitaan Kecelakaan Ustadz Abdul Basith Berlebihan

kerabat, saat ditemui Warta Kota di rumah duka di RT6/02 Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, tak ingin peristiwa kecelakaan itu diekspos

Keluarga Sayangkan Pemberitaan Kecelakaan Ustadz Abdul Basith Berlebihan
Warta Kota
rumah duka di RT6/02 Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, 

Keluarga besar Ustaz H Abdul Basith Hanafi merasakan duka mendalam akibat kecelakaan yang menyebabkan sang ustaz beserta istri dan seorang anaknya meninggal dunia.

Seperti diketahui, kecelakaan yang menewaskan tiga orang, terjadi di Tol Madiun-Surabaya KM 604, Desa Garon, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Jumat (1/3/2019) sekitar pukul 07.45 WIB.

Saat itu, korban dan rombongan dalam perjalanan menuju Malang untuk menghadiri acara haul akbar Maha Guru Al-Ustadzul Imam Al-Habr Al-Quthub Al-Habib Abdul bin Ahmad Bilfaqih Al-Alawy RA (Habib Abdul Qadir Bilfaqih), dan Harlah Ponpes Darul Hadist Al-Faqihiyyah Li Ahlisunnah Waljama'ah.

Salah seorang kerabat, saat ditemui Warta Kota di rumah duka di RT6/02 Kelurahan Pengadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, tak ingin peristiwa kecelakaan itu diekspos berlebihan.

"Soal kronologi itu biar jadi kami yang tahu. Tapi kami sayangkan pemberitaan yang sudah ada, apalagi menyebut soal kecepatan di atas 100 km/jam tanpa tahu kebenarannya. Termasuk sejumlah foto mobil kecelakaan yang beredar," ujar seorang kerabat yang enggan disebut namanya ditemui Warta Kota, Sabtu (2/3/2019).

"Saya sendiri juga ada di iring-iringan mobil dan kecepatannya tidak sampai 100 km/jam," imbuhnya.

Ia menerangan, rombongan berangkat dari Jakarta pada Kamis pagi. Ada empat mobil yang melaju beriringan. Tujuan mereka adalah untuk ke kota Malang untuk menghadiri khaul pada Sabtu (2/3) dan Minggu (3/3).

"Mohon sudahi tidak perlu berlebihan (pemberitaannya). Intinya keluarga sudah ikhlas atas musibah ini," ujarnya.

VIDEO: Aksi Begal di Duren Sawit Terekam CCTV, Gasak Motor Nmax

VIDEO: Penuturan Orangtua Emak-emak Fitnah Jokowi di Karawang, Minta Prabowo Perhatikan

VIDEO: Geliat Wisata Pulau Bidadari

Jenazah Ustaz Abdul Basith Hanafi (50) dan Khairani (42) serta sang anak HW (2) dikebumikan di TPU Pengadegan Timur pada Sabtu (2/3) sekitar pukul 10.00. Hingga siang, kerabat masih tampak berdatangan ke rumah duka. Beberapa karangan bunga dari sejumlah pejabat terlihat di sekitar rumah duka.

Diberitakan Tribunjatim, Toyota Fortuner warna putih B 1905 KJE yang dikendarai korban melaju dari arah Solo menuju arah Surabaya yang memuat enam orang menabrak truk bernopol L 8372 UB yang memuat kaca.

Halaman
12
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Ahmad Sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved