Sebut Jokowi Pemimpin yang Patut Dicontoh, Luhut Panjaitan: Masih Humble, Bajunya Enggak Berubah

MENTERI Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjelaskan alasan dirinya mendukung Jokowi menjadi Presiden.

Sebut Jokowi Pemimpin yang Patut Dicontoh, Luhut Panjaitan: Masih Humble, Bajunya Enggak Berubah
TRIBUNNEWS/RINA AYU
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (4/7/2018). 

Sebelumnya, Luhut Binsar Panjaitan menilai Presiden Jokowi sosok yang lemah lembut namun tegas.

Luhut Binsar Panjaitan bahkan menyebut ketegasan Jokowi seperti jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD.

Maruf Amin: Mudah-mudahan Doa Neno Warisman Tidak Mabrur

"Menurut saya, Pak Jokowi adalah orang yang lemah lembut tapi tegas. Setegas Jenderal Kopassus. Hanya saja beliau mengekspresikannya berbeda dengan cara saya mengekspresikannya. Itu saja," tulis Luhut Binsar Panjaitan di akun Facebook @luhutbinsar, Minggu (3/2/2019).

Luhut Binsar Panjaitan lantas mengakui bahwa dirinya merupakan sosok yang galak, seperti pengakuan mantan anak buahnya di Kopassus dahulu.

"Kami perwira Kopassus lebih takut Pak Luhut daripada sama Fretilin," begitulah kata Letjen Herindra, salah satu mantan anak buah saya yang menceritakan kisah saat dulu kami melaksanakan tugas operasi di Timor Timur (sekarang Timor Leste), yang dikutip Luhut Binsar Panjaitan.

Luhut Panjaitan Mengaku Punya Lahan 6 Ribu Hektare Milik Negara di Kalimantan Timur

Luhut Binsar Panjaitan mengakui sampai sekarang masih galak. Meskipun, katanya, sekarang galaknya pakai ketawa, beda dengan dahulu yang tidak pakai ketawa.

Namun, alih-alih disebut galak, ia lebih suka memakai istilah tegas, konsisten, dan disiplin, tiga sikap yang menurutnya melekat dalam pribadinya sejak dahulu.

"Sikap tegas seperti itulah yang menyelamatkan nyawa saya dan anak-anak buah saya berkali-kali dari berbagai tugas operasi. Sebagai komandan, saya dulu termasuk yang paling sedikit kehilangan anak buah di medan perang," ungkapnya.

Jelang Sidang Perdana Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Jaksa: Biasa Aja, Apa Sih Istimewanya?

"Satu hal yang saya selalu tekankan pada para prajurit di bawah saya: lebih bagus kau mandi keringat di latihan daripada mandi darah di daerah operasi. Karena kalau sampai itu terjadi nanti, yang akan kehilangan kamu adalah keluargamu, anak istrimu," sambungnya.

Prinsip yang juga dipegang teguh Luhut Binsar Panjaitan adalah kesetiaan. Itu mengapa ia tidak pernah akan mau mengkhianati atasan, teman, bawahan, apalagi NKRI, Pancasila, UUD 1945, dan Sumpah Prajurit.

Halaman
123
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved