Anak-anak Rentan Terkena Demam Berdarah, Begini Cara Pencegahannya
Dari awal tahun hingga 31 Januari 2019, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia telah mancapai 15.132 kasus, 145 jiwa di antaranya meninggal d
Penulis: |
Pasalnya ibu hamil bila terkena DBD di trimester pertama, seringkali membuat janin meninggal.
Bila hamil di trimester akhir, dan terkena DBD, biasanya dokter akan menyarankan melahirkan lebih cepat.
Janin yang dikandung ibu yang terkena DBD juga bisa positif terkena virus dengue sehingga perlu dilakukan perawatan pasca melahirkan.
Banyak Cairan
Bila anak sudah demam, memperbanyak cairan jadi prioritas utama.
Cairan apa saja.
Namun minuman angkak, jambu merah, yang diyakini masyarakat bisa menaikan trombsit, menurut dokter Leonard belum ada dasar ilmiahnya.
“Yang penting cairan apa saja. Kalau angkak atau jambu merah belum terbukti efektif menaikan trombosit,” katanya.
Untuk pencegahan, Prof dr Saleha Sungkar DAP&E, SpPark mengatakan, sebaiknya anak-anak bisa mengoleskan lotion anti nyamuk di bajunya saja.
Kecuali benar-benar ketika berada di daerah yang endemic.
Pasalnya penggunaan lotion anti nyamuk bila dioleskan di kulit setiap saat tidak disarankan juga karena mengandung zat kimia.
Sementara pada bayi bisa mengoleskan minyak telon.
Nyamuk tidak suka dengan bau yang dikeluarkan minyak telon. Sehingga nyamuk tidak mau mengisap kulit bayi.
Sebaiknya jangan ada genangan air di rumah.
Bila ada gentong atau bak di kamar mandi harus disikat sesering mungkin untuk menghindari telor menempel di dinding bak tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/20160510-nyamuk-dbd_20160510_180547.jpg)