Kamis, 9 April 2026

Kimun Lipat 15.000 Lembar Surat Suara Pemilu 2019 Dalam Sehari

Pelipatan surat suara Pemilu 2019 sudah mulai dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu 2019.

Penulis: Rangga Baskoro |
Warta Kota/Rangga Baskoro
Kimun (48), pekerja pelipat kertas, saat melakukan proses pelipatan surat suara di Gedung PPKD Jakarta Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (19/2/2019). 

Pelipatan surat suara Pemilu 2019 sudah mulai dilakukan menjelang pelaksanaan Pemilu 2019. Sebanyak 100 orang pekerja melipat kertas surat suara sebanyak 2.291.205 lembar.

WARTA KOTA, DUREN SAWIT--- Persiapan logistik Pemilu 2019, seperti melipat kertas surat suara Pemilu 2019 sudah mulai dikerjakan.

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Timur mulai melakukan pelipatan kertas suara Pemilu 2019 di Gedung PPKD Jakarta Timur, Duren Sawit, sejak Senin (18/2/2019).

Sebanyak 100 orang pekerja melipat kertas surat suara sebanyak 2.291.205 lembar.

Wilayah Jakarta Timur Kekurangan 2.745 Surat Suara Pilpres

Prosesnya saat ini masih berjalan dan pelipatan surat suara pilpres diprediksi rampung hari ini.

Kimun (48), pelipat kertas surat suara, mengatakan, dalam sehari bisa melipat sebanyak sekira 15.000 lembar surat suara.

Ia sudah terbiasa melakukan pelipatan kertas lantaran kesehariannya bekerja di perusahaan percetakan.

"Biasanya kerja dipercetakan. Jadi memang sudah terbiasa ya. Kemarin saya lipat kurang lebih 15.000 lembar," kata Kimun di lokasi, Selasa (19/2/2019).

Kasus Kanker Serviks di Indonesia Terus Meningkat, Sebagian Besar Datang Ke Dokter Sudah Parah

Kimun mengaku sudah diajak bekerja sebagai pelipat surat suara selama tiga periode pemilihan umum.

Pekerjaan tersebut diperolehnya dari penyalur tenaga kerja yang berasal dari perusahaan percetakan.

"Upahnya Rp 20 per lembar. Nanti total pendapatannya dipotong lagi oleh pihak yang menyalurkan," kata Kimun.

Menurut Kimun, surat suara pada pemilu kali ini didesain lebih simpel dan kecil.

Para pekerja pun lebih mudah saat melakukan pelipatan karena sudah ada bekas lipatan dari pabrik percetakan yang mencetak surat suara itu.

"Tahun ini pembayarannya berkurang karena mungkin pertimbangannya surat-surat lebih mudah dilipat dan lebih kecil dari sebelumnya. Kan ada bekasnya lipatannya juga dari percetakan. Jadi lebih gampang dilipat," katanya.

Hati-hati Bermain di Pinggir Kali, Bocah Tiga Tahun di Bekasi Tewas Mengambang

Senada dengan Kimun, Maryati (36) juga merasakan hal yang sama.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved