Jokowi: Di Jakarta Harga BBM Naik 500 Perak Saja Demonya Tiga Bulan, di Wamena Harganya Rp 60 Ribu

Sedangkan ketika harga BMM di Pulau Jawa dinaikkan sebesar Rp 500 saja, maka aksi demo dilakukan berbulan-bulan di depan Istana.

Jokowi: Di Jakarta Harga BBM Naik 500 Perak Saja Demonya Tiga Bulan, di Wamena Harganya Rp 60 Ribu
ist
Acara Deklarasi Alumni 356 SMA Se-Jakarta mendukung pasangan calon presiden Jokowi – KH Ma’ruf Amin di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (10/2/2019), . 

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) mengaku heran warga Wamena, Papua Barat tak pernah menggelar aksi unjuk rasa, meski harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sana mencapai Rp 60 ribu per liter selama bertahun-tahun.

Sedangkan ketika harga BMM di Pulau Jawa dinaikkan sebesar Rp 500 saja, maka aksi demo dilakukan berbulan-bulan di depan Istana.

"Kita ingat di sini kalau harga BBM naik 500 perak saja, dari Rp 6.450 jadi Rp 7.000 (per liter), demonya tiga bulan. Saudara kita di Wamena Rp 60.000 bertahun-bertahun diem," tutur Jokowi saat membuka Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakerkesnas) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Selasa (12/2/2019).

Jelang Hari Dilan, Ridwan Kamil Janjikan Bangun Taman Dilan di Bandung

Jokowi bercerita, harga BBM sebesar Rp 60 ribu per liter itu terjadi ketika kondisi normal, sedangkan ketika cuaca sedang buruk, maka harganya bisa mencapai Rp 100 ribu per liter.

"Kita di sini menikmati harga Rp 6.450, di sana Rp 60 ribu," kata Jokowi.

Melihat tingginya harga BBM di Wamena, menurut Jokowi, maka saat dirinya menjabat sebagai Presiden, ia langsung memerintahkan menteri terkait untuk membuat satu harga untuk BBM di berbagai daerah.

"Nyatanya bisa meskipun melalui sebuah perjuangan satu setengah tahun," ucap Jokowi. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved