Kamis, 9 April 2026

INFO KEMENTERIAN

Mensos Ajak Pilar Sosial Tangkal Hoaks

Mensos hadir di Makassar dalam kegiatan “Peningkatan Peran Serta Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional”.

Penulis: | Editor: Ichwan Chasani
Dok. Humas Kementerian Sosial
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan sambutan dalam kegiatan “Peningkatan Peran Serta Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional” di Makassar, Rabu (06/02/2019). 

WARTA KOTA, MAKASSAR — Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita mengajak segenap pilar sosial untuk menggelorakan restorasi sosial, yakni mengembalikan atau memulihkan nilai luhur jati diri/kepribadian bangsa yang kini memudar/melemah.

“Restorasi sosial adalah gerakan restorasi kehidupan rakyat, dari bawah atas prakarsa masyarakat, yang membawa nilai-nilai kebajikan, spritualitas kebangsaan, solidaritas sosial, kearifan budaya lokal, dan etos kerja yang produktif dan disiplin serta gotong royong,” kata Mensos, di Makassar, Rabu (06/02/2019).

Mensos hadir di Makassar dalam kegiatan “Peningkatan Peran Serta Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional”.

Hadir dalam kegiatan ini unsur pilar-pilar sosial yakni Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Karang Taruna, dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dari Provinsi Sulawesi Selatan.

Mensos mengingatkan, peran relawan sosial yang sudah berkontribusi sejak awal pembentukan NKRI. Dia berpesan, di era keterbukaan ini, kita harus cekatan membangun jejaring kerja, bertukar informasi untuk membangun aliansi dalam menangani masalah sosial. 

Di era keterbukaan ini pula, kata Mensos, kontribusi relawan dan diarahkan dengan kemajuan teknologi era digital.

“Kemajuan teknologi digital banyak kemudahan dan manfaatnya, namun ada juga dampak negatif seperti maraknya informasi hoaks,” kata Mensos.

Dalam kesempatan ini, pilar-pilar sosial juga dengan penuh kesadaran mendeklarasikan pernyataan antihoaks. Mensos mengapresiasi inisiatif tersebut.

“Saya menyambut baik dilakukannya Deklarasi Antihoaks karena memang hoaks sangat kontraproduktif dalam usaha kita membangun bangsa,” kata Mensos.

Mensos menyebut, keberhasilan pemerintah Jokowi - Jusuf Kalla menurunkan angka kemiskinan yang mencapai angka 9.66 persen merupakan kontribusi semua elemen bangsa, termasuk di dalamya pilar-pilar sosial.

“Mereka adalah ujung tombak penanganan masalah sosial, terutama pada situasi darurat seperti peristiwa bencana, pasti yang terdepan dan pertama kali berada di lokasi adalah para pilar sosial,” kata Mensos.

Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri, maka dalam kesempatan yang baik itu , Mensos menyerukan kepada para relawan, pilar-pilar sosial seperti TKSK, Karang Taruna, PSM, aktifis sosial dan para volunteer lainnya untuk merapatkan barisan, menghadapi tantangan zaman.

“Mari bantu bangsa Indonesia berhasil memasuki era Revolusi Industri 4.0 dengan mengkedepankan peran Serta Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional,” kata Mensos. 

Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita berfoto bersama perwakilan pilar sosial usai penandatanganan Deklarasi Antihoaks di sela kegiatan “Peningkatan Peran Serta Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional” di Makassar, Rabu (06/02/2019).
Menteri Sosial, Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah), berfoto bersama perwakilan pilar sosial usai penandatanganan Deklarasi Antihoaks di sela kegiatan “Peningkatan Peran Serta Masyarakat Sebagai Mitra Pemerintah Dalam Pembangunan Nasional” di Makassar, Rabu (06/02/2019). (Dok. Humas Kementerian Sosial)

Mitra pemerintah

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Pepen Nazarudin dalam pernyataan tertulis mengatakan, tujuan kegiatan ini  antara lain untuk meningkatkan partisipasi masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan nasional Indonesia, melalui kegiatan peningkatan kapasitas pilar-pilar sosial dan restorasi sosial.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved