Imlek 2570

Kelenteng di Tangerang Selatan Ini Berdiri Sejak Tanggal 11 Bulan 11 Tahun 1711

Meski sudah berumur, Kang Swi Yong tetap bersemangat ketika menceritakan sejarah Kelenteng Bio Kanti Sara.

Kelenteng di Tangerang Selatan Ini Berdiri Sejak Tanggal 11 Bulan 11 Tahun 1711
WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN
Kelenteng Bio Kanti Sara di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. 

KOTA Tangerang Selatan memiliki beberapa kelenteng bersejarah. Satu di antaranya sudah berdiri sejak tahun 1711 silam, yakni Kelenteng Bio Kanti Sara yang berada di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamata Setu, Tangerang Selatan.

Kang Swi Yong (81), pengurus generasi ketiga Kelenteng Bio Kanti Sara, menceritakan awal berdirinya kelenteng yang dibangun oleh leluhurnya tersebut.

"Awal dari Tiongkok, mendarat ke Jakarta pada 1711 tanggal 11 bulan 11, dibawa oleh Kang Kian Nay ke Tangerang," ungkap Kang Swi Yong kepada Warta Kota, Minggu (3/2/2019).

Kirim Tim ke Mako Brimob, Kalapas Cipinang Bantah Pembebasan Ahok Istimewa

Meski sudah berumur, Kang Swi Yong tetap bersemangat ketika menceritakan sejarah Kelenteng Bio Kanti Sara.

"Dulunya ini masih berbentuk kayu semua, bilik. Kang Kian Nay membawa Kwa Sen Tekun alias Kwan Tong, panglima jenderal. Disambut orang-orang di sini," terangnya.

Sekitar 1780, kata Kang Swi Yong, Kelenteng Bio Kanti Sara mulai mengalami perbaikan. Hingga saat ini, Kelenteng Bio Kanti Sara sudah mengalami enam kali rehabilitasi, terakhir pada 1992 silam.

Kelenteng Bio Kanti Sara di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.
Kelenteng Bio Kanti Sara di Kelurahan Bakti Jaya, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan. (WARTA KOTA/ZAKI ARI SETIAWAN)

"Setelah Kan Kian Nay, pengurus selanjutnya adalah Kang Tek Siang alias Sam Blong, masih keturunan. Pengurus ketiga saya, Kang Swi Yong," ujarnya.

Renovasi total pun sudah dilakukan di Kelenteng Bio Kanti Sara, namun Kang Swi Yong yakin bentuk saat ini masih menyerupai seperti dahulu kala.

Berbagai patung dewa-dewi tertata di altar yang sudah disediakan. Beberapa hari lalu, pengurus Kelenteng Bio Kanti Sara sudah membersihkan patung-patung tersebut jelang Imlek 2570.

TKN Jokowi-Maruf Amin Belum Berminat Ajak Ahok Gabung

Kang Swi Yong juga menunjukkan patung-patung yang sudah ada sejak awal kelenteng berdiri.

"Ini Kwan Sen Tekun, yang sudah ada sejak pertama," jelasnya.

Menurut Kang Swi Yong, sejak keberadaannya, toleransi sudah berjalan di area sekitar kelenteng.

"Kalau ada apa-apa kita saling bantu," ucapnya. (*)

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved